14 Fakta Soal Orthokeratology Yang Penting Diketahui

fakta ortho k

Ingin penglihatan lebih jelas sehari penuh tapi takut untuk menjalani operasi? Berarti, Orthokeratology atau Ortho-K bisa menjadi alternatif solusi bagi Anda. Yang perlu Anda lakukan hanyalah disiplin mengenakan lensa khusus yang cenderung keras dan kaku saat istirahat di malam hari, dan esok paginya Anda akan bangun dengan penglihatan yang jernih.

Lalu, bagaimana cara kerja lensa Ortho-K tersebut? Bagaimana bisa lensa tersebut mengoreksi kelainan refraksi mata tanpa membuat Anda menjalani tindakan bedah? Simak fakta pentingnya di sini, ya.

Punya sederet manfaat

Sebagian besar pasien bisa menikmati kebebasan dan fleksibilitas berkat penglihatan yang jernih tanpa kacamata. Namun, sebenarnya Ortho-K memberikan benefit lebih daripada itu.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa Ortho-K dapat memperlambat perkembangan miopia (mata minus atau rabun jauh). Pasien yang memakai lensa Ortho-K memiliki kualitas hidup yang lebih baik terkait penglihatan dibandingkan pasien yang memakai lensa kontak dan kacamata. Selain itu, lensa Ortho-K juga telah terbukti meningkatkan rasa percaya diri.

Sejumlah orang tua yang anak-anaknya yang memakai lensa tersebut bahwa salah satu manfaat terbesarnya adalah mereka tidak perlu khawatir anak-anak mereka kehilangan kacamata atau merusaknya, atau kehilangan lensa kontak.

Harapan terbesar: penglihatan yang jelas

Tentu target tertingginya adalah memiliki penglihatan yang jelas. Namun, memang metode ini tidak instan. Yang biasanya diharapkan adalah keesokan harinya penglihatan pasien akan terlihat jelas pada siang hari. Proses ini memang membutuhkan waktu. Karena, fungsi lensa ini tidak seperti softlens. Pasien bisa memakai softlens saat ujian dan saat itu juga memiliki penglihatan yang jelas.

Perlu sedikit waktu untuk benar-benar membentuk kornea dan membuat bentuknya semi permanen. Tetapi, hasil Ortho-K tidak seperti operasi yang permanen. Ketika Anda memutuskan tidak ingin memakai lensa Ortho-K lagi, mata Anda akan kembali ke bentuk asli.

Risiko infeksi Ortho-K terbilang rendah

Ortho-K aman. Banyak orang berpikir bahwa benda asing yang dipasang pada mata (seperti lensa Ortho-K ini) akan meningkatkan risiko infeksi. Memang betul, tetapi risiko itu sangat rendah.

Kalau melihat risiko keratitis mikroba yang menjadi perhatian sebagian besar dokter, risikonya adalah 1 dari 5.000 tahun pemakaian softlens sekali pakai, dan sekitar 1 dari 1000 tahun pemakaian lensa Ortho-K. Pada dasarnya, jika seorang pasien memakai lensa Ortho-K setiap hari selama 1000 tahun, barulah mereka memiliki satu peluang untuk mengalami keratitis mikroba atau mengalami infeksi. Artinya, risiko tersebut sangat rendah.

Anak-anak usia 8 hingga 12 tahun memiliki risiko infeksi yang lebih rendah dibandingkan dengan orang dewasa dan remaja. Hal ini mungkin disebabkan oleh perawatan dan pemakaian yang lebih baik dengan pengawasan orang tua. Jadi, intinya, Ortho-K adalah pilihan lensa kontak yang sangat aman yang seharusnya direkomendasikan oleh dokter untuk pasien mereka.

Ada dokter yang berpikir bahwa soft lens lebih aman daripada lensa Ortho-K. Namun, jika kita membandingkan penggunaan soft lens dan lensa Ortho-K, berdasarkan penelitian terbaru, keduanya memiliki risiko yang sama. Mungkin sekarang Ortho-K memiliki risiko MK yang lebih rendah daripada penggunaan softlens yang dapat digunakan kembali setiap hari.

Pemasangan lensa Ortho-K tidak rumit

Para ahli melalui proses uji coba yang panjang terkait pemasangan lensa Ortho-K. Dulu mungkin memang rumit. Tapi, kini pemasangan ortho-k sudah berkembang pesat. Sudah ada kemajuan, misalnya dalam hal desain, yang membuatnya tidak terlalu rumit atau memakan waktu.

Selain itu, juga sudah ada kemajuan teknologi yang digunakan untuk menyesuaikan lensa, misalnya, topografi. Sekarang pun tersedia perangkat lunak berbasis komputer untuk membantu mendesain lensa. Semua ini telah membantu Ortho-K menjadi tidak serumit atau menyita waktu, seperti yang dipikirkan orang.

Orang tua banyak yang tertarik

Dalam sebuah penelitian tentang pengetahuan dan persepsi orang tua tentang miopia dan manajemen miopia, terungkap bahwa 70% orang tua dalam penelitian tersebut tertarik pada manajemen miopia. Hanya saja, mereka perlu diberi edukasi mengenai hal tersebut.

Pilihan utama dari pilihan treatment untuk penanganan miopia adalah Ortho-K, yang cukup mengejutkan bagi banyak dokter. Edukasi adalah bagian yang sangat besar. Belum banyak dokter yang berbagi informasi tentang Ortho-K ini dengan pasien dan orang tua. Padahal, manfaatnya luar biasa besar.

Ortho-K hemat biaya

Banyak orang tua bercerita, anak-anak dan juga mereka sendiri, sering memecahkan kacamata. Maka, mereka harus membeli kacamata berulang kali untuk resep yang sama. Itulah kenapa Ortho-K jadi jauh lebih hemat biaya. Jika Anda membandingkannya dengan operasi, Ortho-K juga lebih hemat biaya.

Jaringan kornea tidak terjepit lensa

Mereka yang tidak sepenuhnya memahami proses Ortho-K mungkin beranggapan bahwa saat lensa ditempatkan di atas mata untuk meratakan kornea, sel epitel kornea akan terdorong ke area tepi, sehingga kemudian dapat merusak mata.

Yang sebenarnya terjadi adalah kekuatan hidrolik di bawah lensa kontak, yang melibatkan cairan alami mata, membantu membentuk ulang kornea, karena bagian atas di atas pupil lebih tipis daripada area sekitarnya. Selain itu, pembentukan ulang ini bersifat sementara. Kornea Anda dapat kembali ke bentuk awal, seandainya Anda berhenti menggunakan lensa Ortho-K.

Infeksi belum tentu terjadi

Memang benar bahwa ada risiko infeksi pada lensa Ortho-K. Hal ini dapat menjadi efek samping yang menakutkan bagi orang tua, yang ingin menangani miopia pada anaknya. Namun, hipoksia pada mata yang dapat menyebabkan pembengkakan kornea juga merupakan risiko pada hard lens dibandingkan soft lens. Perubahan jangka panjang pada kornea dapat menyebabkan kerusakan.

Material lensa yang baru telah menghasilkan sifat gas permeable yang lebih baik. Ditambah lagi, perawatan lensa yang tepat akan mengurangi risiko infeksi. Pada dasarnya, penggunaan soft lens standar secara teratur juga memiliki risiko yang sama dengan Ortho-K.

Pembentukan kornea perlu proses

Setelah dokter mata memiliki peta topografi mata Anda, mereka dapat membuat lensa kontak keras khusus yang akan meratakan dan membentuk ulang permukaan mata Anda, saat Anda memakainya dalam semalam. Dokter biasanya akan membuat hingga tiga pasang lensa kontak untuk dikenakan selama beberapa hari atau minggu. Pemakaian yang teratur ini akan membentuk kornea Anda ke dalam bentuk tertentu.

Setelah rata-rata dua minggu pemakaian lensa, kornea Anda akan terbentuk, sehingga saat Anda melepas lensa kontak penahan ini pada pagi hari dan Anda dapat melihat dengan jelas tanpa lensa korektif lain. Namun, Anda harus tetap mengenakan lensa khusus hampir setiap malam untuk mempertahankan ketajaman penglihatan yang telah dikoreksi.

Lensa Ortho-K tidak menimbulkan rasa sakit

Memang benar bahwa lensa Ortho-K terasa tidak nyaman pada awalnya. Namun, lensa ini tidak akan menyebabkan rasa sakit secara terus-menerus. Meskipun Anda tidak akan lupa bahwa Anda sedang memakai lensa Ortho-K, rasa tidak nyaman akan sangat berkurang seiring dengan penyesuaian mata pasien.

Saat muncul rasa tidak nyaman, Anda dapat memejamkan mata. Hampir semua rasa tidak nyaman yang Anda rasakan merupakan interaksi kelopak mata dan lensa. Tapi, Anda mungkin merasakan bahwa saat yang membuat Anda paling tidak nyaman adalah ketika mengerjap. Jika kelopak mata tertutup, lensa menjadi statis. Saat itulah lensa terasa lebih nyaman. Itulah kenapa lensa Ortho-K digunakan saat Anda tidur, saat mata terpejam.

Kandidat yang tepat untuk Ortho-K

Secara umum, Ortho-K dapat direkomendasikan untuk:

  1. Pasien yang bukan merupakan kandidat yang baik untuk LASIK
  2. Penderita mata kering atau alergi yang mengalami kesulitan memakai lensa kontak biasa
  3. Anak-anak dan orang dewasa yang punya gaya hidup aktif
  4. Anak-anak yang orang tuanya tertarik untuk memperlambat perkembangan miopia anak-anak mereka

Lensa Ortho-K bisa efektif bagi hampir semua orang, tetapi anak-anak adalah kandidat yang sangat baik. Ini karena operasi LASIK tidak cocok untuk pasien-pasien muda. Treatment ini adalah salah satu metode yang paling efektif untuk memperlambat miopia progresif pada anak-anak dan menjadi standar untuk penanganan miopia.

Kandidat lain yang juga baik adalah mereka yang profesinya membutuhkan koreksi penglihatan tanpa lensa korektif, seperti pilot, polisi, atau atlet.

Ortho-K aman untuk membentuk ulang kornea

Food and Drug Administration (FDA) telah menyatakan bahwa lensa Ortho-K aman untuk digunakan oleh semua usia, termasuk anak-anak dan orang dewasa. Asalkan, lensa kontak khusus tersebut terbuat dari bahan tertentu yang sangat mudah ditembus gas.

Ada mitos yang mengatakan bahwa Ortho-K bekerja dengan cara menekan mata Anda. Namun, saat ini, proses Ortho-K yang modern dan canggih dirancang untuk menggunakan kekuatan hidrolik dan cairan alami mata di bawah lensa kontak, bukan dengan memberi tekanan pada kornea.

Lensa Ortho-K bukan penemuan baru

Orang sering menyebut lensa Ortho-K sebagai inovasi terbaru, tetapi sebenarnya lensa ini sudah mulai digunakan sejak tahun 1940-an, saat para dokter menemukan bahwa lensa kontak kaca dapat membentuk ulang kornea. Pengembangan terus berlanjut selama beberapa dekade berikutnya dan prosedur ini benar-benar mulai mengalami kemajuan pada tahun 1990-an. Mulai dari peningkatan kualitas lensa gas permeable hingga perangkat lunak topografi kornea yang terkomputerisasi, merupakan sejumlah lompatan dalam teknologi ini selama bertahun-tahun.

Efek lensa bisa bertahan lebih dari satu hari

Meskipun pasien harus memakai lensa setiap malam untuk mendapatkan hasil terbaik, efek lensa tersebut bisa bertahan lebih dari satu hari. Bahkan, tidak aneh jika ada orang yang bisa menikmati penglihatan jernih hingga dua hari penuh setelah memakai lensa Ortho-K selama satu malam.

Anda juga dapat menggunakan lensa ini di siang hari, tetapi lensa ini lebih nyaman digunakan pada malam hari ketika tidur, karena lensa tersebut membentuk kembali kornea. Pada saat awal lebih baik Anda memakai lensa setiap malam, saat pembentukan ulang kornea berlangsung. Seiring dengan kemajuan terapi, Anda mungkin dapat memakainya lebih sering.

SILC Lasik Center menyediakan layanan Ortho-K untuk anak maupun dewasa. Sebelum memutuskan untuk memberikan terapi non-bedah tersebut, para dokter berpengalaman di SILC akan mengevaluasi kondisi mata Anda terlebih dahulu dan mendiskusikan opsi terbaik agar Anda mendapatkan penglihatan yang jernih.