Pengalaman seorang pasien dalam menjalani lasik

07.00
Hari ini saya persiapan akan lasik, saya tidak memakai lensa kontak sejak 2 minggu lalu dan saya hanya memakai kacamata. Saya berharap hari ini adalah hari terakhir saya pakai kacamata. Saya tidak memakai parfum dan wewangian lain termasuk tidak memakai “make up”. Hari ini saya ambil cuti kerja .

14.00
Saya, suami dan anak saya dengan penuh cemas dan harap pergi ke SILC Lasik Center di kawasan Season City Jakarta Barat

14.30
Setiba ditempat, kami diterima oleh staf recepsionist dengan hangat dan ramah dan dipersilakan ke ruang tunggu.

15.00
Suster mempersiapkan segala sesuatunya dan memberi “informed concernt” untuk saya isi, yang berisi tentang persetujuan atas tindakan yang akan dilakukan.

15.30
Setelah melakukan pembayaran dan saya masuk ke ruang persiapan, suster memberikan saya baju operasi putih , hair net dan kaos kaki. Kemudian saya memakainya. Saya berbaring di kursi yang bisa di miringkan dan tiduran sembari suster memberi obat penenang dan antibakteri serta anestesi berupa tetes mata. Beberapa tetes diberikan untuk memastikan mata saya sudah kebal.

16.00
Di ruang operasi dokter dan staf sedang mempersiapkan lasernya, kemudian saya di panggil dan diantar ke ruang operasi. Dokter memberi salam dan menyapa dengan penuh hangat begitu juga staf yang ada di ruang operasi itu. saya dipersilakan berbaring di bed, dan operasi akan di mulai. sebelum di mulai instruksi demi instruksi dijelaskan oleh dokter tentang tahapan yang akan saya jalani. Dokter memasang penutup mata seperti selotip (drape ) dan memasang Speculum untuk menahan mata saya agar tidak menutup.Saya selalu disuruh melihat lampu hijau diantara lampu-lampu merah.

Proses awal adalah pembuatan flap atau lapisan tipis di kornea untuk kemudian bagian bawah flap tadi untuk dilakukan laser. Pembuatan flap dengan laser sehingga sangat nyaman.

Selesai flap di buka dilanjutkan dengan proses laser dan ternyata hanya dalam hitungan detik mungkin hanya 20 detik sudah selesai mata saya yang sebelah kanan.

Begitu juga hal yang sama dilakukan terhadap mata saya yang kiri.

16.30
Selesai tindakan saya disuruh duduk dan disuruh membaca jam dan oooopsss… saya bisa melihat dengan jelas, dan ketika saya melihat keluar karena ruang operasinya ada kaca bening dimana dibalik itu suami dan anak saya bisa saya lihat , hanya sedikit berkabut dan dokter bilang itu biasa besok pagi akan jelas dan tidak berkabut. Mungkin ini adalah proses penyembuhan untuk beberapa jam ke depan.

16.40
Suami dan anak saya menjemput dari ruang observasi. Saya memakai kacamata hitam yang diberi oleh suster dan diantar ke ruang istirahat, sambil di beri makanan kecil dan teh hangat saya menikmati sambil istirahat.

17.10
Setelah setengah jam istirahat saya masuk keruang dokter lagi untuk pemeriksaan kornea dengan slitlamp,dan semua dinyatakan bagus. Saya diberi obat tetes untuk di bawa pulang dan dipakai . Saya ucapkan terima kasih kepada dokter dan semua staff SILC Lasik center dan akhirnya “selamat tinggal kacamata dan lensa kontak”.

18.30
Sampai dirumah saya hanya istirahat dan tidur sampai pagi dan besok harus datang untuk kontrol ulang 1 hari setelah tindakan.

Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial
YouTube
YouTube
Share
Instagram
Telegram

TUNGGU!,

Apakah sudah melihat video ini?