Dalam Konferensi Pers/Press Conference/Seminar Media dari SILC LASIK CENTER Jakarta, yang di selenggarakan di Jakarta pada tanggal 30 April 2018, dan dalam kesempatan itu dalam seminar media, disampaikan banyak hal mengenai kesehatan mata dan terutama mengenai LASIK. Berikut salah satu ulasan dari wartawan beritasatu.com  sebagaimana diposting dalam : http://www.beritasatu.com/nasional/490630-jaga-kesehatan-mata-dengan-rumus-2020.html

Jakarta – Dokter spesialis mata, dr Zoraya Ariefia Feranthy SpM menyatakan, pihaknya menganjurkan agar masyarakat menerapkan rumus 20-20 untuk menjaga kesehatan mata. Penerapan rumus tersebut, dilakukan dengan mengistirahatkan mata selama 20 detik setelah bekerja selama 20 menit.

“Penerapan rumus tersebut bertujuan menjaga mata agar tidak terjadi kelainan refraksi seperti mata minus, plus, atau silinder,” jelas dr Zoraya di Jakarta, Senin (30/4).

Dokter yang akrab disapa Ranthy ini menambahkan, faktor risiko kelainan refraksi yang bisa dikendalikan adalah faktor kebiasaan. Sementara, kelainan refraksi akibat faktor genetik tidak bisa dicegah atau dikendalikan.

“Yang bisa kita kendalikan faktor kebiasaan. Kebiasaan baca dekat, dan juga faktor paparan gadget secaraterus menerus,” tambahnya.

Dokter Ranthy menjelaskan, setiap mata beraktivitas dengan bekerja jarak dekat seperti membaca buku, memandangi layar komputer dan gawai selama 20 menit, disarankan untuk mengistirahatkan mata selama 20 detik dengan melihat jarak jauh.

“Istirahatkan mata lihat yang jauh lebih dari lima meter selama 20 detik, itu untuk menjaga kelainan refraksi,” kata Ranthy.

Sementara, mengenai asupan makanan dengan kandungan khusus yang baik untuk mata berperan dalam meningkatkan kemampuan sel-sel di retina mata dalam menangkap cahaya.

“Selain itu, makanan dengan kandungan gizi yang baik untuk mata bisa membantu menjernihkan media atau lensa mata dalam melihat,” tambahnya.

 

Wordpress Social Share Plugin powered by Ultimatelysocial
YouTube
YouTube
Share
Instagram
Telegram

TUNGGU!,

Apakah sudah melihat video ini?