Dalam Konferensi Pers/Press Conference/Seminar Media dari SILC LASIK CENTER Jakarta, yang di selenggarakan di Jakarta pada tanggal 30 April 2018, dan dalam kesempatan itu dalam seminar media, disampaikan banyak hal mengenai kesehatan mata dan terutama mengenai LASIK. Berikut salah satu ulasan dari wartawan NETRAL NEWS sebagaimana diposting dalam : http://www.netralnews.com/news/kesehatan/read/140832/awas-jangan-lakukan-ini-setelah-lakukan-lasik

JAKARTA, NNC – Laser Assisted In Situ Keratomileusis ( LASIK ) merupakan salah satu teknologi bedah reaktif di bidang mata yang dapat diandalkan untuk meningkatkan kualitas hidup. Melalui LASIK, orang dapat melihat jelas tanpa alat bantu tanpa gangguan refraksi yang merupakan salah satu gangguan penglihatan tersering yang dialami penduduk dunia.

Founder dan Ophthalmologist SILC Lasik Center dr Sophia Pujiastuti SpM(K) MM juga mengatakan, prosedur LASIK harus dilakukan saat keadaan mata pasien sehat. Selain itu, ternyata ada berbagai pantangan yang tidak boleh dilakukan pasca lakukan LASIK.

“Pantangan usai operasiadalah kucek mata, selain itu berenang selama satu bulan. Pasca LASIK, mata pasien juga tidak boleh terkena air selama tiga hari pertama usai operasi,” kata dr Sophia baru-baru ini di Jakarta.

Tidak hanya itu, dr Sophia juga imbau pasien agar mengenakan kaca mata untuk menjaga mata dari udara panas dan sinar matahari. Tidak dianjurkan pula mengenakan kosmetik di area mata, selama tiga hari setelah melakukan prosedur operasi LASIK.

“Tidak mengucek mata, hindari air dan tak kenakan kosmetik dilakukan sebagai upaya mencegah infeksi. Sedangkan maca mata digunakan agar mata tidak kering, sehingga hasil operasi LASIK bisa maksimal,” kata dr Sophia.

Dr Sophia juga peringati, LASIK baru boleh dilakukan saat  usia di atas 18 tahun. Pasalnya, bila LASIK dilakukan di bawah usia 18 tahun, ukuran koreksi refraksi atau ukuran kacamata belum stabil sehingga dikhawatirkan akan muncul kelainan refraksi atau ukuran kacamata baru setelah LASIK.

Tidak hanya itu, dr Sophia juga memperingati, pasien yang akan melakukan LASIK harus tidak sedang hamil atau menyusui. Selain itu, pasien yang akan lakukan LASIK dipastikan harus tidak ada kelainan atau gangguan kesehatan, khususnya gangguan kesehatan mata seperti katarak, glaukoma, infeksi atau masalah dengan retina.