Sebagaimana dalam tulisan/artikel pada Pelayanan sesuai Protokol Covid 19 di SILC LASIK CENTER-1 bahwa Klinik Utama SILC Lasik Center menerapkan pelayanan sesuai protokol Covid 19 mulai dari penerimaan pasien sampai dengan pasien pulang setelah operasi.

Berikut, kami sampaikan hal – hal yang akan dijumpai ketika anda datang ke Klinik Utama SILC Lasik center untuk mendapatkan layanan yang paripurna.

  1. Petugas yang berjaga sebelum pintu masuk klinik menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar yang berlaku yaitu memakai Face shield, handscoon, masker bedah, gown hal ini untuk memaksimalkan perlindungan antara petugas juga pasien yang dilayani.
  2. Begitu pasien datang dan biasanya beserta keluarga (pengantar) maka semua wajib melakukan cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer yang telah kami sediakan. SILC Lasik Center menyediakan Non Contact Hand Sanitizer  sehingga pangguna tidak perlu menekan tombol atau menyentuh alat sebagaimana akan bergantian dengan pengguna lain dan ini sangat meminimalisir terjadinya kemungkinan perpindahan “virus” dan lain – lain dari satu tangan ke tangan yang lain. Petugas akan memberi petunjuk 6 langkah cuci tangan menggunakan hand sanitizer jika dilihat pasien ada kesulitan atau ada kesalahan dalam prosesnya.
  3. Pasien dan pengantar akan diperiksa suhunya dengan thermo scan dan dengan batas maksimal dibawah 37.5 derajat yang diperbolehkan untuk masuk klinik. Jika lebih dari itu akan dilakukan beberapa kali pengecekan dan ketika tidak bisa dibawah angka itu maka pasien dirujuk ke puskesmas atau rumah sakit rujukan agar mendapat penanganan lebih lanjut.
  4. Pasien akan diberikan masker bedah dan wajib dipakai, sementara pengantar hanya boleh 1 saja untuk bisa menemani pasien dan wajib menggunakan masker minimal masker kain.
  5. Pasien diberikan beberapa pertanyaan untuk memastikan kondisi pasien saat ini sehat termasuk diantaranya apakah sedang demam, batuk, pilek dan atau Ispa.
  6. Setelah semua kondisi baik, maka pasien dipersilahkan melanjutkan mendapatkan pelayanan dari frontdesk untuk pendaftaran pasien.
  7. Ruang tunggu di area pendaftaran diatur dengan jarak antar pasien minimal 1 meter, begitu pula antara pasien dengan petugas frontdesk diberikan pembatas bening sehingga bisa meminimalisir segala kemungkinan adanya penyebaran covid – 19 melalui droplet.

Demikian protokol yang kami jalankan untuk benar – benar mencegah penyebaran Pandemi Covid-19 khususnya di area Klinik Utama SILC Lasik Center dan umumnya di wilayah Indonesia. Peran serta dan kesadaran dari semua pihak yang terlibat atau terkait sangat diperlukan untuk tercapainya tujuan tersebut, baik dari petugas, manajemen, pasien maupun pengantar pasien.

Semua ini dilakukan agar pasien dan staf merasa nyaman dan aman, sebagaimana moto kami dalam masa pandemi covid-19 yaitu Safety is our Priority.