Apakah LASIK Bersifat Permanen?

https://silclasikcenter.com/

Kalimat itu sering muncul dari pasien yang mau lasik guna memastikan apakah setelah LASIK nanti hasilnya akan menjadi permanen dalam artian misalnya setelah LASIK sudah normal dan selamanya atau permanen menjadi normal terus.

Perlu dipahami bahwa tindakan LASIK bertujuan untuk menghilangkan kelainan refraksi antara lain myopia (mata minus), hypermetropia (mata plus jauh) dan astigmatisma (mata silinder) dengan beberapa indikasi atau kondisi yang diperbolehkan untuk tindakan itu. Selama pra syarat kondisi memenuhi dan dalam lingkup indikasi maka hasil yang akan didapat setelah LASIK akan sesuai dengan harapan dan prediksinya.

INDIKASI LASIK

Adapun secara umum Indikasi dari LASIK adalah :

  • Ukuran/Refraksinya harus sudah stabil
  • Usia Pasien 18 tahun keatas
  • Kesehatan secara umum baik
  • Tidak ditemukan penyakit mata ( misal: Katarak, Glaukoma, Retina)
  • Kornea yang akan ditreatment cukup tebalnya
  • Pupil size masih bisa diterima oleh jangkauan laser
  • Tidak sedang hamil dan menyusui
  • Jika ada hal lain, masih ada teknik tindakan lain untuk myopia tinggi

Ketika calon pasien melakukan check list atas indikasi di atas dan semua masuk dalam lingkup itu maka hasil LASIK yang akan dicapai akan bersifat permanen. Perlu diketahui juga bahwa LASIK akan menargetkan kondisi tajam penglihatan minimal sama dengan kondisi tajam penglihatan ketika berkacamata. Jadi target itu bukan normal atau nol melainkan targetnya sama dengan kondisi ketika memakai ukuran kacamata. Jika dengan ukuran kacamata pasien bisa melihat target normal maka kemudian melakukan LASIK dengan koreksi penuh maka hasil yang akan didapat akan sampai pada target normal. Jika dengan ukuran kacamata penglihatan maksimal misal 80% atau tidak sampai target normal maka walaupun ukuran yang dilaser adalah semua ukuran kacamatanya maka hasil akhir penglihatannya akan mencapai kisatan 80% juga.

20 – 20 – 20

Namun demikian mata kita dan diri kita ini masih berkembang atau paling tidak aktivitas pekerjaan kita sehari-hari ini yang bisa mempengaruhi kondisi mata kita. Apa pekerjaan kita dan bagaimana kita menggunakan mata kita dalam sehari-hari akan bisa mempengaruhi kondisi mata kita kedepannya. Sehingga disarankan gunakan metode 20 – 20 – 20 yaitu bekerja atau melihat dekat (membaca, kerja komputer dan sejenisnya selama 20 menit, maka perlu diubah pandangan atau diistirahatkan untuk melihat jauh minimal sejauh 20 feet (6 meter) selama minimal 20 detik) sehingga kondisi mata akan menjadi santai.

Jadi kesimpulannya, hasil operasi LASIK bersifat permanen dan sesuai target yang ditentukan sebelum dengan melihat hasil pemeriksaan kondisi mata ketika berkacamata, kemudian perkembangan mata dan aktivitas sehari-harilah yang akan bisa mempengaruhi kondisi matanya.

Semoga bermanfaat.

Ingin info LASIK lebih jelas silahkan hubungi kami di WA 082210488488