Tajam Penglihatan : Apakah 20/20 atau 6/6 itu Penglihatan Sempurna?

Suatu ketika anda telah menjalani pemeriksaan mata di sebuah klinik atau Rumah Sakit atau optik dan kemudian dokter atau Refraksionis Optisien menginformasikan bahwa tajam penglihatan anda 20/20, apakah ini artinya penglihatan anda sempurna? Apakah ada kemungkinan bisa lebih baik dari 20/20? lalu apakah penglihatan sempurna itu?

Apa arti penglihatan 20/20?

Istilah 20/20, sebagaimana juga dengan 20/40, 20/30, 20/25 dan sebagainya adalah sebuah notasi nilai dalam pengukuran tajam penglihatan. Notasi ini diperkenalkan oleh Herman Snellen, seorang dokter mata dari Belanda yang mengembangkan sistem pengukuran tajam penglihatan pada tahun 1862.

Dalam sistem Snellen ini, angka pembilang (angka atas) menunjukkan jarak antara pasien dengan chart atau obyek baca, di beberapa negara menggunakan satuan feet yaitu 20 feet, sedang di sebagian negara lain menggunakan meter dengan notasi 6, termasuk di Indonesia.

Pada alat ukur penglihatan jauh ini, ukuran paling atas adalah paling besar bisanya berupa huruf “E” dan untuk target normal ada di bawah. Ketika anda bisa membaca angka atau huruf kecil dengan notasi 20/20 atau 6/6 maka tajam penglihatan ada disebut normal.

Namun, jika anda bisa membaca target obyek di bawahnya 20/20 misalkan 20/15, 20/10 maka penglihatan anda lebih baik dari normal. Umumnya notasi paling kecil pada snellen chart ini adalah 20/10 dan terletak paling bawah, jika anda bisa membaca huruf pada target dengan notasi 20/10 maka penglihatan anda dua kali lebih tajam dari orang normal kebanyakan.

Apakah penglihatan bisa Sempurna?

Ini menjadi pertanyaan baru, sebenarnya sempurna dalam hal apa.

Misalnya, jika Anda mengemudi pada hari yang cerah, ketajaman penglihatan  yang sangat baik mungkin menjadi faktor utama dalam kepuasan Anda terhadap penglihatan Anda. Tetapi teman perjalanan Anda, yang memiliki ketajaman penglihatan lebih buruk daripada Anda, mungkin lebih senang atau akan mendapatkan kualitas yang baik dengan penglihatannya dalam keadaan yang sama karena dia mengenakan kacamata hitam polarisasi dengan lapisan anti-pantul yang meningkatkan kontras dan menghalangi silau.

Atau seorang atlet yang memiliki penglihatan lebih dari 20/20 mungkin kesulitan dengan penampilannya karena dia tidak memiliki keterampilan penglihatan  dinamis/gerak tertentu yang memungkinkannya bereaksi terhadap objek bergerak secepat rekan satu timnya yang ketajaman penglihatan statisnya tidak setajam miliknya.

Jadi memang secara umum, ketika kita bisa melihat target periksa dengan notasi 20/20 itu mencapai standar mata normal, namun ketika dibilang apakah itu sempurna, tentu banyak faktor dan sifatnya masing-masing.

Namun demikian dengan penglihatan 20/20 sudah sangat menjadikan kita produktivitas dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Mensarikan dari https://www.allaboutvision.com/eye-exam/2020-vision.htm