SILC LASIK CENTER

Bisakah Menggunakan Hasil Pemeriksaan Pra LASIK Sendiri?. Mungkin kasus ini terjadi juga pada Anda, dalam suatu kesempatan Anda menjalani pemeriksaan mata di sebuah rumah sakit atau klinik dan mendapatkan resep kacamata. Atau mungkin juga Anda menjalani pemeriksaan lengkap untuk LASIK yaitu pemeriksaan pra LASIK di sebuah LASIK Center. Kemudian Anda mendapatkan resep atau bahkan mendapatkan resume medis atas pemeriksaan itu. Nah, dari hasil pemeriksaan itu apakah bisa digunakan datanya secara keseluruhan untuk LASIK?

Resume Medis

Seorang pasien setelah menjalani serangkaian pemeriksaan dalam hal ini di polimata maka bisa dikeluarkan resep kacamata atau lebih lengkap lagi berupa resume medis. Resume medis ini biasanya berisi data pokok pasien, kemudian kondisi – kondisi pasien mulai dari hasil pemeriksaan sampai diagnosa dan juga terapi atau anjuran terapinya.

Nah, apakah data resume medis khusus LASIK ini sudah bisa dipakai untuk operasi LASIK di tempat yang berbeda dari tempat pemeriksaan awal? Sepertinya tidak bisa. Mengapa?

Data Untuk Operasi LASIK

Bisakah Menggunakan Hasil Pemeriksaan Pra LASIK Sendiri?

Sebelum menjalani Operasi LASIK, seorang pasien wajib menjalani serangkaian pemeriksaan pra LASIK yang biasanya antara lain :

  1. Pemeriksaan Refraksi, ini untuk mengetahui derajat dan koreksi kelainan refraksinya yang berupa ukuran kacamata
  2. Pemeriksaan Tekanan bola mata
  3. Pemeriksaan Topography, untuk mengetahui kelengkungan kornea secara menyeluruh layaknya atlas di permukaan mata kita bahkan lebih dari itu
  4. Pemeriksaan Tebal Kornea, ini sangat penting karena target bisa habis atau tidak pasca lasik, salah satunya bergantung tebal korneanya
  5. Pemeriksaan Aberasi, ini pemeriksaan kualitas penglihatan
  6. Pemeriksaan funduskopi untuk melihat kondisi retina
  7. dan lain sebagainya

Bisakah Menggunakan Hasil Pemeriksaan Pra LASIK Sendiri?

Nah, pemeriksaan topography dan aberasi ini biasanya dalam sistem akan menghasilkan hasil digital yang di simpan dalam bentuk file dan file ini akan di import masuk ke mesin lasernya. Sehingga ketika beda mesin atau beda paket mesinnya (antara mesin diagnostik dengan mesin lasernya) maka file tersebut tidak bisa diterima oleh mesin lasernya. Sekiranya mesin laser yang dipakai sama antar Lasik Center, namun tidak pernah hasil file digital ini diberikan ke pasien juga.

Sehingga ketika ada pasien sudah pernah periksa pra lasik lengkap dan telah di analisis layak untuk tindakan LASIK tetap saja akan diperiksa ulang kembali. Hasil resume medis yang ada bisa dijadikan referensi dari pemeriksaan terbarunya.

Demikian disampaikan, semoga bermanfaat. Jika masih ada yang kurang jelas, bisa komen di bawah atau bisa menghubungi kami di WA 082210488488.