SILC LASIK CENTER

Perayaan 5th Anniversary SILC LASIK CENTER

Pada 5th Anniversary SILC LASIK CENTER

5th Anniversary SILC LASIK CENTER, SILC Lasik Center memperkuat diri untuk menjadi pusat layanan lasik di Indonesia. Untuk memperkuat komitmen tersebut, SILC Lasik Center menghadirkan mesin diagnostik pemeriksaan pra lasik super canggih yang terintegrasi sampai dengan prosedur pembedahan.

Direktur SILC Lasik Center dr. Sophia Pujiastuti Sp. M (K), M.M, pada puncak acara ulang tahun SILC Lasik  Center mengatakan  bahwa Pemeriksaan pra lasik menjadi kunci penting untuk keberhasilan proses operasi lasik. Itu sebabnya kami terus memperkuatnya dengan teknologi yang super canggih.

Pra lasik adalah fase terpenting dalam tahapan operasi lasik. Karenanya membutuhkan dukungan teknologi yang canggih dan tim dokter yang mumpuni, tambahnya.

Tim dokter akan menilai layak tidaknya seseorang menjalani operasi lasik. Pemeriksaan pra lasik bertujuan mengetahui ukurannya berapa, ketebalan kornea, kelengkungan kornea seperti apa, dan pupilnya seperti apa.

Pemeriksaan Pra lasik juga untuk mengetahui apakah pasien sudah berusia minimal 18 tahun, berapa ukuran minusnya, apakah ada kelainan pada mata seperti katarak dan glaukoma, apakah ukuran refraksi mata stabil dalam kurun sampai 1 tahun terakhir dan bagaimana kesehatan badan pasien secara umum.

Mesin LASIK Canggih

Dari hasil pemeriksaan pra lasik tersebut dokter lanjut dr. Sophia akan memutuskan apakah seseorang layak dan memenuhi syarat untuk tindakan lasik atau tidak.

SILC Lasik Center telah meng-upgrade teknologi mesin excimer laser menggunakan tipe terbaru yang merupakan mesin laser dengan perfoma tertinggi di dunia dalam bidang bedah refraktif khususnya Lasik.

Dukungan dokter dan staf yang profesional

“Dengan dukungan dokter – dokter ahli Lasik yang berpengalaman dan staf yang profesional, SILC Lasik Center menghadirkan dan meningkatkan pelayanannya menjadi yang terbaik. Ini terbukti pasien – pasien SILC Lasik Center hadir dari berbagai penjuru wilayah Indonesia dari Aceh sampai Papua,” katanya.

SILC Lasik Center adalah satu-satunya klinik yang mempunyai layanan khusus Lasik di Indonesia, yang bukan Rumah Sakit Mata atau Klinik Mata secara umum. Tetapi sudah dapat beroperasi hingga usia 5 tahun dengan jumlah pasien mencapai ribuan orang yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia.

Google Review

“Alhamdulillah kepuasan pasien terlihat luar biasa, terbukti pada Google Review SILC Lasik Center mendapatkan penilaian paling banyak dibanding layanan yang kurang lebih sama dengan kualitas 5 stars,” tambahnya.

Course dan Wetlab LASIK

SILC Lasik Center juga yang pertama memberikan Course and Wetlab (kursus dan pelatihan) Lasik kepada para dokter mata di seluruh Indonesia secara hands on yakni praktik ke mata binatang secara langsung. Layanan ini memungkinkan dokter mata di Indonesia tidak perlu ke luar negeri untuk belajar Lasik. “Kita share ilmu bagi dokter mata yang berminat, dan ini ada sertifikatnya,” jelas dr. Sophia.

Harga Layanan Lasik

Di tempat yang sama, Kastam, Marketing Manager SILC Lasik Center menjelaskan metode lasik untuk mata bukanlah layanan kesehatan mata berbiaya murah. Mengingat semua peralatan canggih hingga saat ini masih impor. Tetapi bukan berarti lasik tidak terjangkau masyarakat umum.

“Kami mencoba untuk terus memberikan layanan lasik dengan harga terjangkau tetapi tetap berkualitas terbaik,” tambah Kastam.

Beberapa layanan lasik di SILC Lasik Center pertama adalah Z Lasik, dengan harga kisaran Rp 27 juta. Z lasik bisa untuk mereka yang minus 1.00 -13.00, silinder sampai 5 dan mata plus sampai 4. Metode kedua adalah smartsurface. Metode ini sekali tembak laser dengan harga Rp 22 juta untuk dua mata. “April ini kami ada promo potongan harga Rp9,9 juta per mata,” tukasnya.

Lalu Lasik Ekstra dengan harga kisaran Rp 37 juta untuk dua mata. Lasik ini direkomendasikan bagi mereka yang berusia masih muda, minus tinggi, kornea tidak terlalu tebal. Lasik Ekstra bertujuan agar kornea memiliki ikatan jaringan yang lebih kuat sehingga ketajaman penglihatan lebih stabil setelah operasi.

Dan terakhir adalah monovision. Metode ini amat disarankan untuk mereka yang berusia di atas 40 tahun. Prosedur ini sama dengan prosedur operasi lasik pada umumnya, yaitu memperbaiki penglihatan jauhnya, sementara mata yang tidak dominan akan disisakan minusnya dan pasien tidak perlu menggunakan kacamata baca lagi sampai batas waktu tertentu.

Metode lainnya yaitu presbymax hybrid adalah jenis layanan tindakan lasik khusus untuk penderita presbyopia dengan kelainan refraksi myopia.

Aksi Sosial SILC Lasik Center

Dalam tanggung jawab sosialnya, SILC Lasik Center menyelenggarakan program – program sosial “Peduli Bangsa” yang terus berjalan seiring dengan perjalanan SILC Lasik Center. “Kami juga telah memberikan operasi Lasik secara gratis dengan berbagai kategori, diantaranya untuk guru, tenaga kesehatan yang berjuang dalam penanganan Covid-19, yang ingin masuk POLRI namun kesulitan biaya dan lain sebagainya,” papar Kastam.

Kepercayaan akan layanan SILC Lasik Center juga dibuktikan dengan telah dilakukannya operasi Lasik dari berbagai kalangan, tak luput para selebritis Indonesia, diantaranya Jeje Govinda (adik ipar Raffi Ahmad) yang baru 1 bulan yang lalu dioperasi lasik di SILC Lasik Center dan sebelumnya Febry Khey (Artis), Ifan Seventeen (Musisi) dan Citra Monica (Entrepreneur).

“Berbagai layanan LASIK akan terus kami tingkatkan untuk memenuhi harapan masyarakat luas dengan memberikan yang terbaik termasuk biaya Lasik yang sangat terjangkau tanpa mengurangi kualitasnya, sehingga setiap orang mempunyai kesempatan yang besar untuk bisa menjalani operasi LASIK di SILC Lasik Center sebagaimana tagline kami “New Vision for everyone”. Mayarakat dapat mengupdate informasi kami melalui sosial media SILC Lasik Center dan www.silclasikcenter.com,” tutup Kastam.

5th Anniversary SILC LASIK CENTER

Dalam rangkaian ulang tahun ke-5, SILC Lasik Center juga menyerahkan bantuan paket sembako bagi 500 warga kurang mampu dari berbagai wilayah di Indonesia.