Ini Beda LASIK dan Ortho-K

lasik vs otrho k

LASIK (Laser Assisted In Situ Keratomileusis) sudah dijalani oleh lebih dari 30 juta orang di dunia. Dan, tingkat kepuasan dan kesuksesannya mencapai lebih dari 96%. Tidak mengherankan, jika LASIK menjadi opsi yang populer untuk mengoreksi kelainan refraksi mata. Cukup satu kali prosedur, Anda sudah bisa menikmati penglihatan yang jernih seumur hidup.

Masalahnya, tidak semua orang bisa memilih opsi LASIK, karena berbagai alasan. Setelah melalui serangkaian tes, ada kemungkinan Anda dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk LASIK. Muncullah alternatif lain, yaitu Ortho-K atau Orthokeratology. Ini juga sebuah prosedur untuk mengoreksi kelainan refraksi.

Lalu, apa saja perbedaan di antara keduanya?

Beda tujuan prosedur

LASIK:

Tujuan utamanya adalah mengoreksi tiga kelainan refraksi mata, yaitu miopia (rabun jauh), hipermetropia (rabun dekat), dan astigmatisma (mata silinder). Tiga kelainan refraksi ini terjadi karena bentuk kornea atau bola mata yang tidak sempurna, sehingga cahaya dibiaskan di depan atau di belakang retina. Akibatnya, penglihatan menjadi buram pada jarak tertentu. Sementara itu, pada mata tanpa kelainan refraksi, cahaya jatuh tepat pada retina, sehingga penglihatan Anda jelas dan jernih.

Pada kondisi miopia, bentuk bola mata terlalu panjang. Pada hipermetropia, bentuk kornea kurang melengkung atau bola mata lebih pendek dibandingkan ukuran normal. Sedangkan mata silinder disebabkan oleh bentuk kornea yang tidak teratur. Kornea inilah yang dibentuk ulang selama proses LASIK dengan cara mengukir lapisan bagian dalam kornea dengan laser excimer. Perubahan bentuk kornea tersebut akan memperbaiki bagaimana mata membiaskan cahaya.

LASIK bertujuan untuk mencapai penglihatan yang jelas tanpa ketergantungan pada kacamata atau lensa kontak. Hasil dari prosedur LASIK adalah penglihatan yang membaik secara signifikan. Sebagian besar pasien mengalami peningkatan ketajaman penglihatan dalam waktu singkat setelah operasi.

Ortho-K

Ortho-K dirancang khusus untuk mengoreksi miopia. Pada kondisi miopia, cahaya dibiaskan di belakang retina. Pemakaian lensa Ortho-K berfungsi untuk mengubah bentuk kornea, sehingga mengembalikan fokus cahaya tepat pada retina dan menajamkan penglihatan jarak jauh.

Selain koreksi penglihatan, Ortho-K juga memiliki tujuan tambahan, yaitu memperlambat perkembangan miopia pada anak-anak dan remaja. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa Ortho-K dapat membantu mengurangi laju perkembangan miopia pada orang yang menggunakannya secara teratur.

Tujuan Ortho-K adalah menciptakan efek penglihatan jernih yang dapat bertahan sepanjang hari. Setelah lensa Ortho-K dilepas pada pagi hari, penglihatan jarak jauh yang diperbaiki akan bertahan selama beberapa jam, sehingga pengguna untuk melihat dengan jelas tanpa kacamata atau lensa kontak.

Beda teknis

LASIK:

Proses LASIK dimulai dengan pembuatan flap tipis pada kornea. Prosesnya menggunakan pisau bedah microkeratome atau laser femtosecond. Flap ini akan memperlihatkan lapisan dalam kornea.

Setelah flap kornea dibuat, bentuk lapisan dalam kornea diubah dengan laser excimer. Laser ini mengangkat jaringan kornea dengan sangat tepat dan sesuai dengan rencana perbaikan penglihatan. Perubahan bentuk kornea membuat cahaya dapat difokuskan dengan benar pada retina.

Setelah proses pembentukan kornea selesai, flap dikembalikan pada tempatnya. Flap bisa melekat dengan jaringan sekitarnya tanpa perlu jahitan. Flap tersebut akan menutup area yang diubah oleh laser dan membantu proses penyembuhan.

Proses operasi LASIK sangat cepat. Biasanya hanya memerlukan beberapa menit untuk menangani setiap mata. Banyak pasien melaporkan perbaikan penglihatan yang signifikan dalam beberapa jam setelah prosedur dan dapat segera melanjutkan aktivitas normal mereka.

Ortho-K

Pasien yang memilih Ortho-K harus memakai lensa kontak khusus (disebut lensa Ortho-K) sebelum tidur saat malam hari. Lensa ini terbuat dari bahan keras dan memiliki desain khusus yang menekan kornea mata.

Selama tidur di malam hari, lensa Ortho-K mengubah bentuk kornea dengan menekan area-area tertentu. Prinsip kerja Ortho-K tersebut dapat mengubah kelainan refraksi mata, sehingga cahaya akan difokuskan tepat pada retina dan memungkinkan penglihatan jarak jauh.

Efek yang dihasilkan oleh Ortho-K bersifat sementara. Lensa Ortho-K harus digunakan secara teratur setiap malam untuk menjaga agar Anda tetap bisa merasakan efeknya. Ketika lensa dilepas di pagi hari, mata akan kembali ke bentuk kornea aslinya.

Pengguna Ortho-K perlu menjalani pemeriksaan mata rutin oleh dokter mata untuk memastikan kesehatan mata dan kesesuaian lensa. Dokter akan mengukur bentuk kornea dan memastikan lensa Ortho-K berfungsi dengan baik.

Baca Juga :Penglihatan Bagus Tanpa Operasi? Ortho-K Solusinya!

Beda durasi hasil prosedur

LASIK:

Hasil dari operasi LASIK bersifat permanen. Artinya, setelah operasi, bentuk kornea mata Anda akan tetap dalam kondisi yang sama sepanjang hidup, selama tidak ada komplikasi atau perubahan signifikan pada mata. Kornea yang telah diubah oleh LASIK akan tetap mempertahankan bentuknya yang baru.

Namun, hasil LASIK tidak dapat mencegah perkembangan masalah penglihatan baru yang mungkin muncul seiring bertambahnya usia. Misalnya, ketika mulai memasuki usia 40 tahun, Anda masih bisa mengalami presbiopia (kesulitan melihat objek dekat) dan mungkin memerlukan kacamata baca atau lensa kontak multifokal.

Selain itu, LASIK mungkin juga memiliki beberapa risiko dan komplikasi potensial yang sifatnya ringan. Misalnya, mata kering atau halo cahaya, yang bisa berpengaruh terhadap kenyamanan penglihatan Anda setelah prosedur selama beberapa waktu.

Ortho-K

Hasil dari penggunaan lensa Ortho-K bersifat sementara. Ketika Anda menggunakan lensa Ortho-K setiap malam untuk mengubah bentuk kornea dan memperbaiki penglihatan jarak jauh, efeknya akan bertahan selama beberapa jam setelah Anda melepas lensa tersebut di pagi hari. Itu berarti, penglihatan yang dikoreksi dengan Ortho-K hanya akan terjadi selama Anda terus menggunakan lensa setiap malam.

Jika Anda tidak menggunakan lensa Ortho-K secara teratur, kornea mata akan kembali ke bentuk aslinya dan penglihatan jarak jauh akan kembali buram. Karena itu, Ortho-K perlu dipakai secara rutin setiap malam untuk menjaga efek penglihatan yang dikoreksi.

Ortho-K memiliki keunggulan tersendiri bagi Anda yang takut menjalani operasi. Karena, koreksi penglihatan dengan lensa Ortho-K tidak memerlukan tindakan bedah. Hanya saja, Anda tidak boleh lupa menggunakan lensa Ortho-K setiap malam sebelum tidur, selelah apa pun.

Beda kategori kelayakan kandidat

LASIK:

LASIK merupakan prosedur bedah mata yang lebih umum dipraktikkan daripada Ortho-K. Tindakan bedah memang ini menawarkan banyak benefit dan bisa mengoreksi semua kelainan refraksi mata. Tapi, tak semua orang bisa menjalani LASIK. Ada kriteria tertentu yang harus dipenuhi.

Pertama, calon pasien LASIK harus memiliki penglihatan yang stabil selama setidaknya satu tahun. Ini berarti, mereka tidak mengalami perubahan signifikan dalam resep mata atau koreksi penglihatan selama periode ini. Itulah kenapa LASIK mensyaratkan usia minimal 18 tahun. Mata anak dan remaja yang usianya kurang dari 18 tahun masih terus berkembang, sehingga penglihatannya belum stabil.

Kandidat LASIK harus memiliki kesehatan mata yang baik, tanpa gangguan kesehatan mata yang serius, infeksi, atau kondisi medis yang dapat meningkatkan risiko komplikasi. Tubuh juga harus dalam keadaan sehat, sehingga risiko komplikasi cenderung rendah dan bisa menjalani proses pemulihan dengan baik.

Ortho-K:

Jika anak dan remaja bukanlah kandidat yang baik untuk LASIK, mereka merupakan kandidat yang layak untuk Ortho-K. Karena, lensa khusus ini dapat membantu memperlambat atau mengendalikan perkembangan kondisi rabun jauh, meskipun hasilnya bersifat sementara.

Ortho-K juga bisa menjadi alternatif penanganan bagi orang yang tidak memenuhi syarat untuk LASIK karena faktor medis atau preferensi pribadi, orang yang tidak nyaman menggunakan kacamata sepanjang hari, orang yang mengalami mata kering dan iritasi saat memakai lensa kontak sehari penuh, serta orang yang takut menjalani operasi.

Kunjungi : Tidak Layak LASIK ? Santai Ada Ortho-K

Beda perawatan

LASIK:

Perawatan yang cermat diperlukan hanya satu kali saja, yaitu sesudah menjalani operasi LASIK. Tujuannya adalah memastikan proses penyembuhan berjalan secara optimal dengan hasil yang baik.

Setelah prosedur LASIK, Anda perlu beristirahat sejenak dari gadget dan melindungi mata dari cahaya terang, debu, dan polusi udara. Anda perlu memakai kacamata hitam untuk melindungi mata dari sinar matahari langsung, juga memakai eye shield saat tidur. Eye shield akan membantu melindungi mata agar tidak terbentur, tergesek bantal, atau tergosok tangan secara tidak sengaja.

Karena Anda akan merasakan beberapa gejala yang membuat mata terasa tidak nyaman, dokter akan meresepkan tetes mata untuk membantu mencegah infeksi, mengurangi peradangan, dan menjaga mata tetap nyaman.

Dokter akan menjadwalkan program pemeriksaan sesudah LASIK yang perlu Anda penuhi, agar dokter bisa memantau perkembangan pemulihan Anda. Jadwal tersebut umumnya adalah satu hari sesudah LASIK, satu minggu, satu bulan, tiga bulan, enam bulan dan satu tahun.

Ortho-K:

Seperti lensa kontak, lensa Ortho-K juga memerlukan perawatan agar tetap bersih, nyaman, dan efektif. Misalnya, setelah melepas lensa Ortho-K, Anda harus meletakkan lensa dalam cairan lensa khusus yang direkomendasikan oleh dokter.

Lensa Ortho-K juga perlu dibersihkan setiap hari dengan cairan lensa yang disarankan oleh dokter. Cairan lensa kontak dan tempat penyimpanan lensa juga perlu diganti secara berkala sesuai petunjuk dokter. Anda tidak boleh menggunakan air keran atau air mata buatan sebagai pengganti solusi lensa kontak.

Sebelum memasang atau melepas lensa Ortho-K, Anda harus memastikan tangan bersih dan kering. Bisa memakai sabun bebas minyak dan air bersih untuk mencuci tangan, lalu mengeringkan dengan handuk bersih atau kertas tisu yang tidak mengandung serat.

Anda juga perlu mengecek lensa secara rutin untuk memastikan bahwa tidak ada kerusakan atau tanda-tanda aus yang signifikan. Jika menemukan kerusakan atau masalah dengan lensa, Anda perlu segera konsultasikan dengan dokter.

Kunjungi : Tidak Layak Lasik Pilih Ortho-K

Pilihan antara LASIK dan Ortho-K akan kembali lagi pada preferensi Anda, kebutuhan penglihatan, dan apakah Anda bersedia untuk menjalani prosedur bedah mata permanen (LASIK) atau lebih suka solusi sementara (Ortho-K) dengan pemakaian lensa kontak setiap malam. Hanya saja, evaluasi dan seleksi akhir tentang apakah Anda merupakan kandidat yang tepat untuk Ortho-K ataupun LASIK akan dilakukan oleh dokter mata berpengalaman.

SILC Lasik Center merupakan klinik mata yang fokus menyediakan layanan operasi laser mata, termasuk LASIK. Meski begitu, SILC memahami bahwa tidak semua orang bisa menjalani LASIK, sekalipun sangat ingin. Karena itu, SILC juga menyediakan solusi Ortho-K bagi Anda yang dinyatakan tidak layak LASIK. Solusi tersebut cukup efektif untuk menangani kelainan refraksi mata.