SILC LASIK CENTER

Obat – Obatan Setelah Operasi LASIK. Operasi LASIK adalah tindakan bedah refraktif dengan mesin excimer laser yang sangat canggih, untuk menghilangkan kelainan refraksi misalnya mata minus (myopia), mata plus (hypermetropia) ataupun mata silinder (astigmatisma) bahkan bisa untuk kondisi presbyopia (mata tua) dengan kondisi tertentu. Operasi LASIK dikerjakan dengan sangat cepat, tidak sakit, aman, nyaman dan hasilnya akurat dan presisi.

Persiapan Operasi LASIK

Sebelum menjalani operasi LASIK, diperlukan pemeriksaan pra LASIK secara lengkap. Semua data yang didapatkan diolah dalam software dari mesin LASIKnya dan diimplementasikan ketika proses operasinya. Kondisi badan, kondisi mata semuanya harus baik. Karena prinsipnya operasi LASIK ini bukan operasi orang sakit. Hanya ada kelainan refraksi pada penglihatannya yang akan dikoreksi.

Pelaksanaan Operasi LASIK

Ketika semua pemeriksaan sudah dilakukan dan kondisi mata semuanya baik dan layak untuk LASIK, maka proses operasi LASIK dilakukan. Operasi LASIK relatif cepat. Hanya perlu waktu 10 – 15 menit tiap mata. Bahkan dalam hal laser untuk menghilangkan ukuran kacamatanya hanya diperlukan hitungan detik. Pasien diperlukan kooperatif/kerjasamanya dalam proses operasi LASIK ini dengan tetap fokus pada satu titik fiksasi dan mata tidak bergulir atau bergerak-gerak. Memang, mesin LASIK canggih ini sudah dilengkapi pelacak mata (eye tracker) yang akan mendeteksi gerakan mata dan akan mengikutinya, namun tentunya akan jauh lebih bagus jika kondisi mata pasien tenang.

Obat – Obatan Setelah Operasi LASIK

Obat - Obatan Setelah Operasi LASIKKetika operasi LASIK sudah dilakukan, ada beberapa hal yang harus dilakukan atau dihindari agar hasil operasi LASIKnya menjadi optimal dan maksimal. Yang paling umum dalam hal ini adalah pengobatan setelah operasi berupa obat tetes. Obat tetes umumnya berupa : Antibiotik, anti infeksi atau obat radang dan obat pelembab dan obat lain jika diperlukan tergantung kondisi mata pasien. Obat antibiotik dipakai sekitar 7 hari dan ada yang 2 minggu. Sedang obat pelembab untuk kondisi mata iritasi, kering, dan tidak nyaman biasanya dipakai bisa sampai jangka 3 bulan. Pemberian obat tetes sebaiknya harus sesuai tata cara yang baik dan benar, agar obat yang diberikan menjadi efektif.

Jika masih ada hal yang perlu dijelaskan lebih detail, silakan hubungi WA kami di 082210488488.