SILC LASIK CENTER

Operasi LASIK Apakah dibius?. Mendengar LASIK pastinya yang terpikir adalah operasi atau tindakan. Dan ketika ada operasi konotasinya adalah ada rasa sakit. Nah, di sini kami akan menyampaikan bagaimana sebenarnya dalam hal bius pada operasi LASIK.

Operasi LASIK Apakah dibius?

 

Ruang Operasi

Sebelum operasi LASIK dimulai, maka seluruh pemeriksaan pendahuluan atau pra LASIK yang sudah dilakukan dan dengan konsultasi ahli LASIK. Dokter menyatakan layak untuk LASIK maka pasien disiapkan diruang persiapan. Ruangan menuju ruang operasi biasanya ada jenis – jenis ruang dengan tingkat steril tertentu dan umumnya zona-zonanya sebagai berikut :

  1. Tingkat Risiko Rendah (Normal)
  2. Tingkat Risiko Sedang (Normal dengan Pre Filter)
  3. Risiko Tinggi (Semi Steril dengan Medium Filter)
  4. Risiko Sangat Tinggi (Steril dengan prefilter, medium filter dan hepa filter, Tekanan Positif)
  5. Area Nuklei Steril (Meja Operasi)

Bius pada Operasi LASIK

Pasien LASIK menyiapkan diri pada ruang zona 2 atau 3 tergantung dengan kondisi masing-masing ruang operasi. Kemudian perawat  memberikan baju khusus untuk operasi, diberikan masker dan nurse cap. Lalu diberikan obat bius berupa tetes mata, dan ini bius lokal. Anestesi/bius lokal dilakukan dengan memblokir sensasi atau rasa sakit pada area tubuh yang akan dioperasi. Jenis anestesi ini tidak memengaruhi kesadaran, sehingga pasien akan tetap sadar selama menjalani operasi atau prosedur medis dalam hal ini mata. Pada saat di meja operasi dan akan memulai operasi, dokter akan memberikan obat tetes bius lagi.

Efek Obat Bius pada Operasi LASIK

Secara umum, ketika perawat meneteskan obat tetes bius ke mata maka akan terasa perih di awal, lalu berangsur-angsur menjadi nyaman atau biasa. Nah, daerah mata akan menjadi tidak terasa sakit ketika ada manipulasi. Namun ini berarti tidak baal atau tidak berasa sama sekali. Jadi di mata ketika disentuh masih terasa namun tidak sakit. Itu kata kuncinya.

Jadi Operasi LASIK Apakah dibius? Yaa… pastinya akan diberikan bius tetes lokalnya dan itu untuk mengurangi kemungkinan nanti jika ada sakit dalam proses operasi LASIKnya. Namun perlu diketahui tingkat sakit tiap orang adalah beda-beda, dan sebenarnya operasi LASIK