Femto LASIK Atasi Ketegangan Mata Digital
Saturday, February 1, 2025 | SILC Lasik Center
Femto LASIK Atasi Ketegangan Mata Digital
Saat ini kebanyakan orang menggunakan komputer, smartphone atau tablet secara teratur. Baik anak-anak, maupun orang dewasa. Masalahnya, ketika Anda menghabiskan waktu lama melakukan apa pun yang membutuhkan konsentrasi visual, seperti mengemudi, membaca, atau bekerja di depan komputer, Anda berpotensi mengalami ketegangan mata.
Salah satu solusi yang bisa dipertimbangkan untuk mengatasi ketegangan mata akibat penggunaan perangkat digital yang berlebihan adalah Femto LASIK (Laser Assisted In Situ Keratomileusis). Bagaimana cara kerjanya?
Ketegangan mata
Ketegangan mata terjadi, ketika mata Anda menjadi lelah, sakit, berat, atau pegal setelah terlalu lama fokus pada suatu tugas, seperti menulis atau membaca. Gejala-gejala ini dapat terjadi ketika otot-otot di sekitar mata Anda menjadi lelah.
Ketegangan mata biasanya hanya bersifat sementara dan akan membaik dengan sendirinya, jika mata Anda diberi kesempatan untuk beristirahat. Ketegangan mata tidak membahayakan mata secara permanen atau berpengaruh terhadap penglihatan Anda.
Ketegangan mata terjadi ketika otot-otot yang memfokuskan mata menjadi lelah. Otot siliaris mengubah bentuk lensa mata Anda. Otot-otot ini membengkokkan lensa dengan cara yang berbeda, sehingga Anda dapat fokus pada objek yang dekat atau jauh. Ketegangan mata terjadi setelah Anda menggunakan otot-otot ini dalam waktu yang lama. Aktivitas yang dapat menyebabkan ketegangan mata meliputi membaca, mengemudi, dan mengerjakan kerajinan tangan atau proyek kecil
Ketika Anda menggerakkan mata dengan cepat, hal ini akan melelahkan otot-otot ekstraokular Anda. Kadang-kadang Anda mungkin tidak menyadarinya hingga Anda menghentikan kegiatan Anda.
Baca Juga : Keunggulan LASIK untuk Digital Marketer
Ketegangan mata digital
Ketegangan mata dapat menjadi masalah saat menggunakan smartphone, tablet, dan perangkat lain dalam waktu berlebihan. Huruf yang kecil dan cahaya biru dapat membuat mata lelah. Kelelahan mata yang berhubungan dengan penggunaan benda-benda ini disebut dengan ketegangan mata digital.
Mata Anda mungkin juga terasa lelah atau tidak nyaman. Anda mungkin tidak dapat fokus secara normal. Masalah-masalah tersebut disebabkan oleh penggunaan komputer atau perangkat digital. Penggunaan e-reader dan smartphone juga dapat menyebabkan masalah ini.
Masalah ketegangan mata digital telah meningkat frekuensinya selama beberapa dekade terakhir. Banyak orang mengalami beberapa gejala, jika mereka menggunakan komputer atau perangkat digital dalam waktu yang lama. Sebagian besar pengguna komputer atau perangkat digital memiliki gejala setidaknya beberapa kali. Ketegangan mata digital sangat umum terjadi pada anak-anak dan orang dewasa.
Akibat terjadinya ketegangan mata digital, membaca teks pada layar komputer atau perangkat digital sering kali lebih sulit bagi mata daripada membaca teks cetak. Inilah sebabnya mengapa bekerja di depan komputer selama beberapa jam dapat menyebabkan gejala-gejala ketegangan mata digital, tetapi membaca buku tidak.
Beberapa faktor dapat menyebabkan ketegangan mata digital, seperti silau layer, pencahayaan yang buruk, postur tubuh yang buruk saat menggunakan komputer, melihat komputer pada jarak dan sudut yang salah, masalah penglihatan yang tidak dikoreksi, serta kombinasi dari banyak faktor ini.
Orang sering kali berkedip lebih sedikit saat menggunakan komputer dibandingkan saat membaca teks cetak. Hal ini dapat menyebabkan mata kering dan berujung pada ketegangan mata digital.
Gejala ketegangan mata digital
Ketegangan mata digital dapat menyebabkan banyak gejala, antara lain penglihatan kabur, penglihatan ganda, mata kering, rasa tidak nyaman pada mata, kelelahan mata, gatal pada mata, kemerahan, mata berair, serta sakit kepala.
Sebagian besar gejala ini bersifat jangka pendek atau hanya sementara). Gejala tersebut sering kali berkurang atau hilang, ketika Anda berhenti menggunakan komputer atau perangkat untuk beberapa waktu. Namun, gejala dapat berlanjut untuk waktu yang lebih lama, jika Anda terus menggunakan gadget tanda jeda.
Tingkat keparahan gejala dapat bervariasi, tergantung pada berapa lama Anda telah menggunakan komputer atau perangkat digital, masalah mata yang mendasar, juga faktor-faktor lain yang menyebabkan ketegangan mata digital. Perlu dicatat, gejala dapat bertambah parah, jika Anda tidak mengatasi masalahnya.
Menggunakan komputer atau perangkat digital dalam waktu yang lama juga dapat menyebabkan gejala lain. Ini termasuk nyeri leher dan bahu yang cukup berat. Gejala tersebut sering kali disebabkan oleh keselarasan dan postur tubuh yang kurang baik, saat menggunakan komputer atau perangkat digital. Beberapa dokter menyebut gejala-gejala ini sebagai bagian dari ketegangan mata digital.
Memang benar bahwa penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat menyebabkan ketegangan mata. Tapi, menurut American Academy of Ophthalmology, cahaya biru dari perangkat digital tidak menyebabkan ketegangan mata dan tidak menyebabkan penyakit mata. Banyak orang percaya bahwa cahaya biru yang dipancarkan oleh perangkat digital menyebabkan ketegangan pada mata, sehingga kemudian membeli pemblokir cahaya biru.
Table of Contents
- Femto LASIK Atasi Ketegangan Mata Digital
- 5 Alasan Mengapa LASIK Dapat Membantu Kamu Lolos Tes Mata Kedinasan
- Mengenal KLEx: Teknologi Terkini Bedah Refraksi Tanpa Flap
- Membuka Jalan Menuju Langit Biru: Peran Krusial LASIK untuk Calon Penerbang TNI AU
- Tanya Jawab Umum LASIK untuk Orang Tua Calon Peserta Sekolah Kedinasan
- Mengapa SILC LASIK Center Dipercaya oleh Banyak Calon Taruna atau Praja Sekolah Kedinasan?
Faktanya, gejala ketegangan mata disebabkan oleh cara kita menggunakan perangkat digital, bukan cahaya biru yang keluar dari perangkat tersebut. Meskipun tidak ada salahnya menggunakan kacamata penghalang cahaya biru, tidak ada bukti bahwa penggunaan kacamata ini dapat memberikan perlindungan atau mengurangi gejala mata lelah.
Diagnosis ketegangan mata digital
Dokter Anda akan membuat diagnosis dengan melihat riwayat kesehatan dan pemeriksaan mata lengkap. Mereka akan menilai apakah ada masalah kesehatan, obat-obatan, atau faktor lingkungan yang mungkin menambah gejala Anda.
Dokter mata Anda mungkin akan menguji ketajaman penglihatan Anda dan seberapa baik mata Anda fokus dan bekerja sama. Untuk pemeriksaan yang lebih mendetail, dokter mata Anda akan melebarkan (memperbesar) pupil mata Anda. Kemudian, mereka akan menggunakan alat (oftalmoskop) untuk melihat bagian belakang mata. Dalam beberapa kasus, Anda mungkin perlu menjalani tes darah lanjutan untuk mengetahui masalah kesehatan yang mungkin membantu menyebabkan ketegangan mata digital Anda.
Orang yang berisiko
Orang dengan masalah penglihatan akibat kelainan refraksi, yaitu rabun dekat, rabun jauh, dan mata silinder, berisiko mengalami ketegangan mata digital. Terutama, jika mereka membutuhkan koreksi penglihatan, seperti kacamata atau lensa kontak, tetapi tidak menggunakannya.
Masalah penglihatan akibat kelainan refraksi membuat Anda lebih sulit untuk memfokuskan mata. Ketika Anda mengalami masalah ini, otot mata Anda akan bekerja keras untuk fokus. Upaya untuk memfokuskan kedua mata ketika salah satu mata lebih buruk daripada yang lain juga dapat menyebabkan ketegangan mata.
Di samping itu, Anda memiliki kemungkinan lebih besar mengalami ketegangan mata digital, jika Anda:
1. Menghabiskan beberapa jam dalam sehari di depan komputer atau perangkat digital
2. Berada terlalu dekat dengan layar komputer atau perangkat digital Anda
3. Melihat komputer atau perangkat digital Anda pada sudut yang salah
4. Memiliki postur tubuh yang buruk saat menggunakan komputer atau perangkat digital Anda
5. Memiliki masalah mata (yang ringan sekalipun) yang tidak dikoreksi dengan kacamata atau lensa kontak
6. Memiliki kacamata yang tidak sesuai untuk melihat jarak pandang komputer Anda
7. Tidak beristirahat saat Anda bekerja
Anda yang memiliki masalah mata kering dapat membuat ketegangan mata digital menjadi lebih buruk, atau lebih mungkin terjadi. Mata kering yang lebih sering terjadi pada wanita daripada pria ini juga menjadi lebih umum seiring bertambahnya usia.
Beberapa obat dan masalah kesehatan membuat mata kering lebih mungkin terjadi. Misalnya, jika Anda menggunakan antihistamin, Anda mungkin lebih berisiko mengalami mata kering. Jika Anda memiliki penyakit tiroid atau penyakit autoimun tertentu, Anda juga berisiko lebih besar mengalami mata kering.
Mengatasi ketegangan mata
Tidak ada obat yang dapat mengatasi ketegangan mata. Tapi, mengistirahatkan mata Anda, menggunakan cahaya yang tepat saat melakukan tugas, melakukan penyesuaian pada perangkat digital, dan mengoreksi penglihatan Anda (jika diperlukan) dapat membantu Anda mengatasinya.
Jika Anda merasakan ketegangan mata, pejamkan mata selama beberapa detik. Hal ini bahkan dapat membantu, ketika ketegangan mata Anda parah. Jika Anda melakukan tugas yang membutuhkan waktu lama untuk membaca atau melihat benda-benda kecil, beristirahatlah. Berpalinglah setiap 20 menit atau lebih.
Selain itu, Anda bisa mencoba cara-cara ini:
1. Ubah cahaya
Selalu bekerja atau membaca dalam cahaya yang baik. Meskipun cahaya redup tampak baik-baik saja bagi Anda, hal itu dapat menyebabkan ketegangan mata di kemudian hari.
2. Sesuaikan komputer dan ponsel
Atur layar Anda agar cukup terang. Kontrasnya harus nyaman untuk membaca. Saat bekerja di depan komputer, duduklah dengan jarak satu lengan dari layar.
Banyak perangkat elektronik memiliki mode yang menampilkan warna yang lebih hangat sehingga tidak terlalu melelahkan bagi mata dibandingkan dengan cahaya biru. Carilah pengaturan yang disebut temperatur warna atau “mode malam hari untuk mempermudah membaca di malam hari.
Selain itu, sesuaikan ukuran huruf pada ponsel atau komputer Anda. Font yang terlalu kecil akan sulit dilihat. Font yang besar akan menghabiskan terlalu banyak ruang di layar, sehingga sulit untuk membaca dokumen berukuran besar.
3. Pindahkan monitor komputer Anda
Berkedip adalah cara alami mata kita dibasahi. Ketika kita menggunakan komputer atau perangkat digital, kita menatap dan tidak berkedip sebanyak yang biasanya kita lakukan. Dengan memindahkan komputer ke posisi di bawah ketinggian mata, kita cenderung berkedip lebih banyak dan menatap lebih sedikit.
4. Hindari pendingin ruangan
Bekerja tepat di sebelah kipas angin atau AC dapat menguapkan lapisan air mata yang menutupi mata Anda. Jika Anda kepanasan dan membutuhkan AC, cobalah untuk menempatkan meja Anda jauh dari unit-unit ini.
3. Koreksi kelainan refraksi Anda
Jika sering mengalami ketegangan mata, Anda mungkin memiliki masalah kelainan refraksi. Cara paling mudah untuk melakukannya adalah dengan kacamata atau lensa kontak. Hanya saja, Anda harus merawat kedua alat bantu penglihatan tersebut dengan cermat.
Ada opsi yang bisa dinikmati dalam jangka panjang, sekaligus langkah yang lebih hemat, yaitu Femto LASIK, LASIK versi paling mutakhir yang tidak menggunakan pisau bedah. Semua tindakan dilakukan oleh laser yang dipandu oleh komputer. Karena kecanggihannya, maka Femto LASIK menjadi bedah laser yang sangat aman dengan proses pemulihan yang cepat.