ARTIKEL

Setelah LASIK, Stres Anda Jauh Berkurang. Kok, Bisa?

Monday, December 25, 2023 | SILC Lasik Center
setelah-lasik-stres-anda-jauh-berkurang-kok-bisa

Setelah LASIK, Stres Anda Jauh Berkurang. Kok, Bisa?

LASIK (Laser Assisted In Situ Keratomileusis) merupakan operasi laser mata yang cepat dengan tingkat keberhasilan mencapai 96%! Ada banyak manfaat yang dapat dipetik dari LASIK, di antaranya kesempatan untuk memiliki penglihatan yang jernih tanpa memerlukan kacamata. Memang ini adalah target LASIK yang diharapkan semua pasien. Tapi, ada juga manfaat LASIK yang tidak diduga, tapi nyata. Operasi LASIK menawarkan benefit lebih daripada sekadar membebaskan Anda dari kacamata atau lensa kontak. Ada manfaat tersembunyi yang telah dirasakan oleh orang yang telah menjalani LASIK. Percaya atau tidak, LASIK dapat meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan, baik secara fisik maupun mental. Di era yang sangat memperhatikan kesehatan mental, LASIK bisa membantu menurunkan level stres Anda. Bagaimana bisa LASIK membuat stres Anda berkurang?   

Stres karena penglihatan tidak jernih

Banyak orang menilai LASIK sebagai solusi jangka panjang yang praktis untuk memperbaiki penglihatan yang memburuk. Memang benar, ini adalah tujuan utama para pasien. Tapi, Anda mungkin tidak menyangka bahwa memperbaiki penglihatan dapat meningkatkan suasana hati dan meredakan gejala depresi secara signifikan. Seiring bertambahnya usia, wajar jika Anda mulai mengalami masalah penglihatan secara bertahap. Namun, banyak orang yang mengalami masalah penglihatan jauh lebih cepat daripada normal. Umumnya mereka adalah yang mengalami kelainan refraksi mata sejak kecil, baik miopia (rabun jauh atau mata minus), hipermetropia (rabun dekat atau mata plus), maupun astigmatisma (mata silinder). Penelitian telah mengungkap bahwa gangguan penglihatan terkait erat dengan risiko terkena depresi dan masalah suasana hati lainnya. Melansir dari Excel Laser Vision Institute, orang dewasa dengan penglihatan yang buruk memiliki kemungkinan 30% lebih besar untuk menderita depresi dibandingkan mereka yang mempunyai penglihatan tajam. Sementara itu, lebih dari 10% dari mereka yang mengalami masalah penglihatan melaporkan gejala depresi berat. Dan, depresi lebih banyak terjadi pada mereka yang memiliki penglihatan yang buruk dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki gangguan penglihatan. Penglihatan adalah salah satu indera utama, sehingga masalah penglihatan kecil pun dapat menyebabkan masalah emosional yang serius. Penglihatan yang terganggu dapat sangat membatasi aktivitas Anda, antara lain:

1. Mengemudi

Penglihatan di malam hari adalah salah satu area yang paling terpengaruh ketika terjadi masalah penglihatan. Ketidakmampuan untuk mengemudi dengan aman di malam hari, atau bahkan di pagi dan siang hari, membuat Anda sulit untuk menyelesaikan tugas rutin dan bepergian ke mana-mana.

2. Menikmati hobi

Orang dengan masalah penglihatan dapat mengalami kesulitan untuk menikmati kegiatan favorit mereka, seperti berolahraga, membaca, dan diving.

3. Bekerja

Masalah penglihatan dapat menghambat kehidupan profesional seseorang, karena performa kerja jadi tidak maksimal. Penelitian menunjukkan bahwa karyawan yang mengalami masalah penglihatan lebih sering mengambil cuti sakit, dilewatkan untuk promosi jabatan, serta memiliki tingkat produktivitas dan kepuasan kerja yang lebih rendah daripada rekan-rekannya.

4. Sosialisasi

Tidak mampu mengenali wajah teman memiliki dampak yang lebih besar daripada yang disadari oleh banyak orang. Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa ketidakmampuan mengenali wajah dapat menyebabkan berkurangnya interaksi sosial, menurunnya rasa percaya diri, dan meningkatnya risiko kecemasan, depresi, dan isolasi. Meskipun penggunaan kacamata resep dan lensa kontak menawarkan solusi jangka pendek untuk penglihatan yang memburuk, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter bedah mata terbaik di SILC Lasik Center untuk menjajaki pilihan yang lebih efektif demi mendapat penglihatan yang lebih baik. Operasi LASIK merupakan prosedur terobosan di dunia medis yang dapat membantu Anda mendapatkan kembali penglihatan yang jernih dan tajam. Operasi tersebut memiliki tingkat keberhasilan yang luar biasa tinggi, dan risiko komplikasi pasca operasi yang sebenarnya jarang terjadi. Manfaat jangka panjang dari bedah laser mata dapat membantu meringankan gejala depresi dan meningkatkan kualitas hidup bagi kandidat yang tepat.  

Baca Juga : Panik Menjelang LASIK? Tenang Saja…

 

LASIK mengurangi stres

Karena tidak lagi mengenakan kacamata atau lensa kontak, pergerakan fisik Anda jadi jauh lebih bebas. Nyaris tidak ada lagi batasan dalam bergerak. Anda bahkan bisa bungee jumping tanpa harus takut kacamata jatuh dan pecah. Karena bisa melakukan banyak hal yang sebelumnya tidak bisa dilakukan, Anda akan lebih happy. Beginilah cara LASIK mengurangi stres Anda:

1. Anda akan semakin aktif

Sudah bukan rahasia lagi bahwa gaya hidup aktif sangat penting untuk membuat Anda menjadi sehat. Menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas Anda sangat penting untuk menjaga berat badan Anda. Kebiasaan baik ini akan menjaga kesehatan Anda dalam jangka panjang. Masalahnya, kacamata dan lensa kontak sering kali membuat Anda sulit bergerak aktif. Sebab, kacamata bisa jatuh, tergores, dan berkabut. Sementara itu, semakin lama Anda memakai lensa kontak, mata Anda bisa menjadi semakin tidak nyaman. Lensa kontak juga berisiko bergeser atau tergores. Menghilangkan kebutuhan akan kacamata dengan LASIK membuat kegiatan olahraga menjadi lebih mudah. Tanpa batasan pergerakan, kebugaran fisik Anda dapat meningkat dengan pesat. Ditambah lagi, ketika berolahraga, tubuh Anda melepaskan hormon endorphin yang membuat Anda menjadi happy. Saat merasa happy, stres Anda akan berkurang.

2. Melenyapkan kerepotan

Kacamata dan lensa kontak dapat menjadi sumber stres yang sangat besar bagi sebagian besar orang, yang selama ini mengandalkan alat bantu penglihatan tersebut. Keduanya selalu membutuhkan perawatan dan mudah terlupakan. Terdengarnya sepele, tetapi kenyataannya kacamata dan lensa kontak bisa membuat Anda lebih sulit untuk menikmati hidup. Kegiatan seperti berenang di kolam renang menjadi jauh lebih merepotkan, jika Anda memakai lensa kontak atau kacamata. Anda mungkin memerlukan kacamata renang yang khusus untuk bisa digunakan di dalam air. Jika Anda memakai lensa kontak, berenang di kolam renang akan sangat menyiksa. Sebab, klorin dan lensa kontak bermusuhan. Mata Anda mungkin akan terasa perih atau lensa kontak bisa terlepas dari mata Anda. Hal-hal seperti ini menjadi pikiran-pikiran yang bisa membuat stres. Jika Anda bepergian atau berlibur, hidup akan lebih rumit lagi. Ketika Anda pergi ke negara lain dan kehilangan kemampuan penglihatan Anda karena kacamata pecah, maka Anda akan menghadapi masalah yang sangat besar. Tidak bergantung pada kacamata dan lensa kontak akan membuat hidup Anda terasa lebih aman dan aman. Rasa aman dan turunnya tingkat stres adalah kunci untuk meningkatkan kesehatan mental yang baik. Ketika Anda memiliki kesehatan mental yang baik, maka akan lebih mudah untuk menjadi sehat secara fisik.

3. Bisa selalu sigap

Tidak selalu bisa melihat dengan jelas bisa membahayakan jiwa. Bayangkan, jika rumah Anda tiba-tiba terbakar. Meraba-raba mencari kacamata, sementara ruangan dipenuhi asap dengan cepat, tentu bukan situasi yang ideal. Waktu beberapa detik untuk mencari kacamata seharusnya bisa digunakan untuk menyelamatkan diri. LASIK dapat mengatasi masalah ini. Tanpa harus mencari kacamata, Anda bisa bangun dengan sigap dan mencari pertolongan. Anda tidak perlu lagi mencoba memasang lensa kontak dengan terburu-buru. Anda juga tidak perlu mencari-cari kacamata di tengah malam, saat Anda perlu bangun untuk minum atau ke toilet. Ketika merasa aman, hidup Anda akan jauh lebih tenang dan jauh dari stres. Anda tidak akan cepat merasa khawatir. Simpan kekhawatiran Anda untuk hal-hal yang lebih penting.

 Baca Juga : Raih Performa Kerja Terbaik Lewat LASIK

LASIK perbaiki suasana hati

Suasana hati Anda dapat tergantung pada kesehatan Anda. Contohnya, ketika sedang sakit kepala atau flu berat, mood Anda pasti tidak sebagus biasanya. Bahkan, Anda mungkin jadi cepat emosional. Sama halnya ketika penglihatan terganggu. Ketika tidak bisa menyelesaikan pekerjaan dengan cepat, karena pusing akibat terus-menerus memicingkan mata, Anda akan jadi stres dan frustrasi. Menumpuknya stres pada tubuh Anda akan semakin berpengaruh terhadap suasana hati Anda. Bahkan, ketika stres tersebut bersumber dari gangguan penglihatan Anda. Pernahkah Anda memakai kacamata atau lensa kontak terlalu lama dan harus melepasnya untuk mengucek mata Anda, karena Anda merasa sakit kepala akibat tekanan dan stres yang menumpuk? Tekanan yang kecil tapi terus-menerus terjadi karena mata Anda terbatas pada area fokus yang lebih kecil daripada yang seharusnya. Hal tersebut membangun tekanan dan kelelahan dari waktu ke waktu. Akibatnya, Anda mengalami berbagai gejala kesehatan yang paling sering muncul, seperti sakit kepala, kurang fokus, kehilangan energi dan stres secara keseluruhan. Tidak semua orang bisa menjaga mood tetap bagus, ketika mengalami penyakit-penyakit tersebut. Jadi, jika Anda mengalami hari-hari ketika apa yang Anda lakukan selalu salah sebagai akibat dari penglihatan yang kurang baik, tidak ada salahnya mencari cara untuk mengurangi stres. Kelelahan mata yang disebabkan oleh kelainan refraksi dapat diatasi melalui operasi LASIK. Bukan hal yang aneh, jika orang yang menggunakan lensa kontak dan kacamata sebelum menjalani LASIK mengalami peningkatan penglihatan setelah prosedur. Tidak hanya dapat melihat benda-benda dengan lebih jelas dari jarak yang lebih jauh, tetapi juga meningkatkan penglihatan tepi. Dengan lensa korektif, ada area umum yang menjadi fokus mata Anda untuk mendapatkan kejernihan penglihatan yang maksimal. Setelah penggunaan kacamata yang terus-menerus, pikiran dan mata Anda secara rutin hanya melihat pada area tersebut dan mengabaikan cakupan penglihatan yang seharusnya lebih luas. Operasi LASIK memungkinkan otak Anda melatih ulang mata Anda untuk mulai melihat hal-hal yang berada dalam lebih jauh. LASIK tidak hanya dapat mengurangi sakit kepala yang disebabkan oleh stres dan tekanan yang terbentuk di sekitar mata Anda, tetapi juga dapat menaikkan tingkat energi Anda. Ini adalah salah satu manfaat operasi LASIK yang tidak terduga. Setelah LASIK, Anda akan bebas stres, karena tidak lagi harus merasa sakit kepala atau mengalami iritasi mata berkepanjangan. Di samping itu, Anda akan lebih banyak tersenyum, karena percaya diri dengan penampilan Anda yang baru. SILC Lasik Center merupakan pusat LASIK yang sudah berpengalaman menangani ratusan pasien yang mengalami kelainan refraksi mata, termasuk sejumlah public figure. Jika Anda mengalami stres akibat penggunaan kacamata atau lensa kontak yang merepotkan, jangan ragu menghubungi SILC. Ada sejumlah operasi laser LASIK yang bisa dipertimbangkan bagi Anda.