Fakta Menarik Tentang Bedah LASIK Wavefront
Thursday, March 28, 2024 | SILC Lasik Center
Fakta Menarik Tentang Bedah LASIK Wavefront
Dari masa ke masa LASIK (Laser Assisted In Situ Keratomileusis) terus mengalami kemajuan teknologi, serta menawarkan tingkat keamanan yang semakin baik. Salah satu teknologi yang tercanggih dan terkini yang adalah LASIK Wavefront. Ini adalah metode LASIK khusus yang mengoreksi penglihatan seseorang secara customized atau disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pasien tersebut.
LASIK merupakan operasi permanen yang dapat meningkatkan kualitas hidup. Yang mengesankan, teknologi wavefront semakin menyempurnakan prosedur tersebut.
LASIK Wavefront sebenarnya bukan teknik baru. Tindakan bedah canggih ini telah disetujui oleh FDA (Food and Drug Administration) pada 2003. Sejak saat itu, produsen laser dan dokter bedah mata semakin menyempurnakan teknik pembedahan tersebut dan menawarkan kustomisasi yang belum pernah ada sebelumnya.
LASIK Wavefront atau LASIK konvensional?
Sifat mata serupa dengan sidik jari, yaitu sangat unik. Meskipun dua orang memiliki resep kacamata yang sama, tidak ada dua orang yang memiliki dimensi mata yang sama persis.
LASIK yang konvensional membuat ulang resep kacamata Anda dengan mengoreksi miopia (rabun jauh atau mata minus), hipermetropia (rabun dekat atau mata plus), dan mata silinder (astigmatisma). Ketika mengukur refraksi, resep kacamata Anda ditentukan dengan cara mencari lensa paling jernih yang memungkinkan Anda dapat melihat dengan baik. LASIK konvensional kemudian menduplikasi cara lensa kacamata mengoreksi kelainan refraksi tersebut.
Sementara itu, bedah LASIK Wavefront memberikan koreksi yang benar-benar disesuaikan untuk mata Anda, menghilangkan ketidaksempurnaan di luar kelainan refraksi mata. Ketidaksempurnaan optik ini dapat memiliki tingkat keparahan yang berbeda-beda, tergantung pada masing-masing orang.
Satuan untuk mengukur kemampuan optik adalah dioptri. Ada tingkat presisi lebih tinggi yang dapat dicapai oleh LASIK Wavefront. LASIK khusus yang dipandu oleh wavefront ini dapat mengukur koreksi penglihatan hingga 0,01 dioptri, sedangkan LASIK konvensional hanya dapat mengoreksi 0,25 dioptri. Karena itu, potensi penglihatan bisa lebih dioptimalkan dengan LASIK Wavefront.
LASIK Wavefront dapat meningkatkan kualitas penglihatan Anda. Ini berarti Anda dapat melihat dengan ketajaman 20/20, atau bahkan lebih baik. Gambar yang Anda lihat tampak lebih tajam dan lebih jelas daripada yang Anda bayangkan. Hal ini dapat menghasilkan kualitas penglihatan malam yang lebih baik, sensitivitas kontras yang lebih baik, dan kemampuan yang lebih baik untuk melihat detail yang halus. Ini berarti LASIK Wavefront dapat meningkatkan kualitas hidup Anda.
Pertanyaannya, apakah LASIK Wavefront lebih baik daripada LASIK konvensional? Tergantung pada pasien. LASIK Wavefront menawarkan teknik operasi yang lebih presisi, tetapi harganya yang lebih mahal dibandingkan LASIK konvensional dapat menyulitkan bagi sebagian orang.
Karakteristik LASIK Wavefront
LASIK Wavefront mampu membuat peta mata yang sangat detail. Teknologi ini memungkinkan koreksi yang lebih tepat dibandingkan dengan LASIK konvensional. Begini cara kerja LASIK Wavefront:
1. Pemetaan mata
Teknologi Wavefront menggunakan alat untuk mengirimkan gelombang cahaya melalui mata ke retina. Saat gelombang ini memantul kembali, gelombang tersebut diukur, sehingga menciptakan peta mata 3D yang mendetail. Peta ini memperlihatkan semua ketidaksempurnaan dalam cara mata memproses cahaya, termasuk aberasi tingkat tinggi, yang merupakan kelainan penglihatan kompleks yang tidak dapat dideteksi oleh tes standar.
2. Rencana perawatan khusus
Dokter bedah menyusun rencana perawatan yang customized berdasarkan peta muka gelombang yang terperinci ini. Rencana tersebut diprogram ke dalam laser excimer, yang kemudian digunakan untuk membentuk kembali kornea.
3. Pembentukan kembali kornea
Selama pembedahan, laser dapat dengan akurat mengangkat jaringan kornea dalam jumlah sangat sedikit sesuai dengan kontur unik mata pasien. Pembentukan ulang ini akan mengoreksi kelainan refraksi dan meningkatkan kemampuan mata untuk memfokuskan cahaya secara akurat ke retina.
4. Ketepatan dan peningkatan hasil
Penyesuaian yang dimungkinkan oleh teknologi wavefront berarti bedah mata laser disesuaikan dengan karakteristik mata setiap pasien yang unik. Dengan begitu, teknologi wavefront berpotensi meningkatkan kejernihan dan sensitivitas kontras, serta mengurangi masalah, seperti silau dan lingkaran cahaya.
Cara kerja LASIK Wavefront
Pada LASIK Wavefront, dokter membuat flap tipis pada kornea dengan menggunakan pisau microkeratome atau laser femtosecond. Flap ini diangkat untuk membuka jaringan kornea di bawahnya. Laser excimer kemudian membentuk kembali kornea, berdasarkan peta detail ketidaksempurnaan mata yang dihasilkan oleh teknologi wavefront. Setelah itu, flap diposisikan ulang di tempatnya semula.
Pembentukan ulang kornea yang dilakukan oleh laser memungkinkan cahaya untuk fokus dengan tepat pada retina. Dengan begitu, gambar yang terlihat oleh mata Anda akan jelas.
Baik LASIK konvensional maupun LASIK Wavefront memiliki persamaan dalam hal pembentukan ulang kornea. Bedanya, LASIK konvensional melakukan pengangkatan jaringan berdasarkan resep penglihatan Anda, sedangkan LASIK Wavefront menyesuaikan pengangkatan jaringan kornea berdasarkan cara cahaya bergerak melalui mata Anda.
Dalam hal tingkat keberhasilan, LASIK Wavefront memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi. Mayoritas pasien LASIK dapat mencapai penglihatan 20/20 atau bahkan lebih baik. Namun, tingkat keberhasilan dapat berbeda-beda berdasarkan sejumlah faktor, seperti resep kacamata pasien, usia, dan kondisi mata lain.
Setiap operasi LASIK melibatkan pengukuran yang cermat dan pengangkatan jaringan yang akurat. LASIK Wavefront memberikan data yang sangat terperinci kepada dokter tentang bentuk mata Anda, sehingga mereka dapat melakukan pembedahan secara tepat.
Selama LASIK Wavefront, dokter menggunakan perangkat muka gelombang untuk menyinari mata Anda. Sinar dipantulkan ke bagian belakang mata Anda dan masuk ke dalam alat pengukur. Komputer akan mengubah data tersebut menjadi peta 3D mata Anda yang terperinci.
Bagaimana LASIK dilakukan tergantung pada jenis bedah muka gelombang yang dipilih oleh dokter Anda. Sejumlah dokter membiarkan data 3D memandu sebagian besar keputusan laser. Sebagian dokter menggunakan peta tersebut untuk menginformasikan pengangkatan jaringan yang dilakukan secara manual.
2 jenis LASIK Wavefront
Ada dua jenis LASIK Wavefront yang saat ini tersedia. Keduanya bekerja dengan cara yang sama, meski tetap ada perbedaannya. Dua jenis tersebut adalah:
1. Wavefront Guided
Teknik ini adalah jenis LASIK kustom yang paling canggih. Teknik tersebut menciptakan gambar tiga dimensi dari mata Anda, dan dengan tepat mengukur bagaimana cahaya memasuki kornea dan bergerak ke retina. Teknik ini secara akurat berusaha memperbaiki semua kelainan mata tingkat tinggi, selain miopia, hipermetropia, dan astigmatisma.
Laser sangat bergantung pada data dari program pemetaan kornea. Teknik ini merupakan pembedahan yang lebih canggih daripada LASIK konvensional, yang melibatkan alat modern dan pelatihan tambahan.
2. Wavefront Optimized
Dokter menggunakan data untuk memandu laser, tetapi selalu memegang kendali penuh. Jenis operasi ini sedikit lebih umum. Tapi, seiring dengan semakin banyaknya dokter yang terlatih dalam melakukan LASIK wavefront guided, fakta tersebut dapat berubah.
Beberapa referensi menyebutkan bahwa Topography Guided LASIK merupakan salah satu jenis LASIK Wavefront. Padahal, sebenarnya teknik ini bukan teknik yang sama. LASIK dengan panduan topografi melibatkan pengukuran permukaan mata, bukan bagaimana cahaya bergerak melalui mata.
Keunggulan LASIK Wavefront
Bedah LASIK Wavefront menawarkan keunggulan lebih besar dibandingkan metode bedah laser mata lain. Karena, metode tersebut menganalisis dan memetakan keseluruhan mata (termasuk keseluruhan proses penglihatan), dan bukan hanya memetakan permukaan kornea.
Dalam hal penglihatan dan fokus penglihatan, ketidaksempurnaan merupakan hal yang unik. Sensor wavefront dapat mendeteksi kekurangan pada penglihatan, sedangkan metode lain hanya dapat mendeteksi kekurangan pada area tertentu, seperti kornea.
Sebelum teknologi wavefront diperkenalkan, bedah mata laser sudah dapat menangani kondisi semua kelainan refraksi mata, meski dalam batasan ukuran tertentu. Tapi, sekarang teknik bedah wavefront membuka peluang bagi dokter spesialis mata untuk menangani berbagai masalah penglihatan yang lebih luas daripada sebelumnya.
Hampir semua orang yang merupakan kandidat LASIK konvensional dapat menjadi kandidat untuk LASIK Wavefront. Tapi, LASIK yang mutakhir ini memiliki syarat yang ketat dan spesifik. Anda mungkin tidak memenuhi syarat untuk menjalani LASIK Wavefront, jika Anda memiliki mata silinder yang parah, rabun jauh yang parah, atau pupil mata yang kecil.
Ada sejumlah benefit dari LASIK Wavefront, di antaranya:
1. Personalisasi. Pengangkatan jaringan dilakukan secara presisi, berdasarkan ketebalan dan bentuk kornea Anda. Akurasi LASIK Wavefront disesuaikan dengan kondisi mata Anda dan sangat akurat. Sementara itu, LASIK konvensional dinilai sangat akurat, jika dilakukan oleh dokter bedah yang berpengalaman.
2. Hasil visual yang disesuaikan berarti pasien punya peluang yang lebih baik untuk tidak lagi memakai kacamata atau kontak sama sekali setelah operasi. Di sisi lain, LASIK konvensional telah terbukti membantu jutaan orang mengurangi ketergantungan mereka terhadap kacamata dan lensa kontak.
3. Efek samping lebih sedikit. Bedah yang presisi berarti Anda tidak akan mengalami kesulitan dengan sensitivitas kontras atau penglihatan di malam hari. Efek samping, seperti kesulitan melihat di malam hari, lebih jarang terjadi setelah LASIK Wavefront. Sementara pada LASIK konvensional, efek samping seperti gatal dan rasa tidak nyaman, bersifat ringan dan akan menghilang seiring dengan penyembuhan mata. LASIK Wavefront umumnya lebih disukai karena rasa tidak nyaman yang minimal.
Orang dengan resep kacamata sangat kuat berpotensi mendapatkan manfaat terbesar dari teknologi wavefront. Sebab, pemetaan khusus berarti menyesuaikan koreksi mata. Itu berarti juga bahwa risiko terjadinya efek samping akibat ketidaksempurnaan operasi menjadi lebih kecil.
Dalam hal waktu pemulihan, baik LASIK Wavefront maupun LASIK konvensional menawarkan pemulihan relatif cepat. Kebanyakan pasien dapat melihat dengan jelas dalam waktu satu atau dua hari, meski pemulihan total membutuhkan waktu yang lebih lama.
Dokter Anda dapat merekomendasikan jenis LASIK yang terbaik untuk Anda. Jika Anda memiliki masalah penglihatan ringan, LASIK konvensional dapat menjadi pilihan yang tepat. LASIK sangat akurat dan telah membantu jutaan pasien di dunia. Namun, jika masalah penglihatan Anda terbilang rumit dan sulit, pemetaan yang dilakukan dengan teknologi wavefront bisa menjadi investasi ideal untuk masa depan Anda.
SILC Lasik Center merupakan salah satu pusat LASIK yang tidak ragu berinvestasi pada teknologi, termasuk teknologi wavefront, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pasien. Digunakan oleh para dokter yang berpengalaman, mesin dengan teknologi canggih itu menawarkan hasil operasi yang optimal.
Table of Contents
- Fakta Menarik Tentang Bedah LASIK Wavefront
- 5 Alasan Mengapa LASIK Dapat Membantu Kamu Lolos Tes Mata Kedinasan
- Mengenal KLEx: Teknologi Terkini Bedah Refraksi Tanpa Flap
- Membuka Jalan Menuju Langit Biru: Peran Krusial LASIK untuk Calon Penerbang TNI AU
- Tanya Jawab Umum LASIK untuk Orang Tua Calon Peserta Sekolah Kedinasan
- Mengapa SILC LASIK Center Dipercaya oleh Banyak Calon Taruna atau Praja Sekolah Kedinasan?