PIlih Lensa Monofokal atau Multifokal?
Thursday, February 29, 2024 | SILC Lasik Center
PIlih Lensa Monofokal atau Multifokal?
Saat sedang dievaluasi untuk operasi katarak atau bedah laser refraktif, Anda perlu sekaligus memilih jenis implan lensa yang Anda inginkan. Ada beberapa pilihan lensa yang tersedia untuk Anda, seperti lensa multifokal dan monofokal. Ketika memilih lensa, Anda dan dokter mata Anda perlu mempertimbangkan aktivitas harian dan gaya hidup Anda dengan cermat untuk menentukan lensa mana yang terbaik untuk Anda. Sebab, berbagai jenis lensa buatan memberikan berbagai manfaat yang berbeda.
Sebagai gambaran, lensa monofokal hanya memberikan fokus pada satu jarak, sedangkan lensa multifokal memungkinkan penglihatan pada berbagai jarak. Ini berarti lensa tersebut dapat mengoreksi jarak dekat, menengah, dan jauh. Lensa ini merupakan pilihan yang lebih populer bagi mereka yang ingin mengurangi ketergantungan pada kacamata.
Setiap jenis lensa intraokular memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda, tergantung pada kondisi kelainan refraksi Anda, seperti rabun jauh atau dekat, atau astigmatisma. Lalu, lensa apa yang harus Anda pilih?
Beda lensa monofokal dan multifokal
Lensa intraokular (IOL) merupakan lensa korektif sintetis yang ditanamkan di dalam mata sebagai pengganti lensa alami mata. Lensa ini biasanya terbuat dari akrilik yang dapat dilipat dan fleksibel, sehingga dapat disatukan dengan mulus di dalam mata. Lensa intraokular juga berukuran sangat kecil, hanya sekitar sepertiga ukuran uang logam.
Penggunaan IOL paling sering dilakukan saat operasi katarak, ketika lensa intraokular yang jernih menggantikan lensa yang keruh secara alami, atau dikenal sebagai katarak. Lensa intraokular juga digunakan dalam prosedur Refractive Lens Exchange (RLE). Orang yang tidak termasuk kandidat yang baik untuk LASIK (Laser Assisted In Situ Keratomileusis), mungkin merupakan kandidat yang baik untuk jenis operasi RLE. Karena, RLE dapat memperbaiki penglihatan secara signifikan, dan mengurangi kebutuhan akan kacamata.
Ada berbagai macam lensa intraokular yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan penglihatan dan gaya hidup pasien. Dua pilihan yang paling umum adalah lensa intraokular monofokal dan multifokal. Apa bedanya?
Lensa monofokal merupakan lensa umum yang memberikan penglihatan yang sangat baik pada satu jarak. Pasien dengan rabun jauh atau rabun dekat dapat memperoleh manfaat maksimal dari jenis lensa ini. Selain itu, sebagian besar perusahaan asuransi menanggung biaya lensa monofokal, sehingga Anda mungkin tidak perlu mengeluarkan biaya apa pun dari kantong Anda.
Selama lebih dari 50 tahun, lensa intraokular monofokal telah menjadi pilihan yang tepat bagi mereka yang membutuhkan operasi penggantian lensa akibat katarak. Karena merupakan lensa berdaya fokus tunggal, lensa monofokal dapat digunakan untuk fokus dekat, menengah, atau jauh. Tapi, hanya satu rentang jarak yang dapat Anda pilih.
Jika cahaya masuk melalui lensa jenis ini, cahaya dibelokkan ke titik fokus tertentu dan hanya dapat dibelokkan ke satu titik fokus pada satu waktu. Lensa ini akan memiliki resep yang diperlukan pasien untuk mendapatkan penglihatan yang jernih pada rentang jarak yang dipilih.
Pada kebanyakan kasus, lensa monofokal digunakan untuk fokus jauh, dan kacamata digunakan untuk membaca atau aktivitas jarak dekat lain. Pada akhirnya pasienlah yang akan memutuskan pengaturan lensa mana yang paling mampu meningkatkan kualitas hidup mereka.
Pasien yang memilih lensa monofokal dapat memilih satu lensa untuk fokus jauh dan lensa untuk fokus dekat atau menengah di mata lain. Pendekatan ini disebut sebagai monovision. Sebagian besar pasien yang memilih untuk menggunakan monovision dapat beradaptasi dengan baik pada mata mereka yang digunakan untuk rentang tunggal (tetapi berbeda jarak). Tapi, sebagian kecil orang mungkin merasa penglihatan tidak seimbang dan tidak dapat menyesuaikan diri dengan tepat agar monovision menjadi efektif. Ketika hal ini terjadi, satu lensa dapat ditukar agar fokusnya sama dengan mata yang lain, sehingga menciptakan penglihatan binokular yang lebih seragam.
Terdapat 2 jenis IOL monofokal, yaitu sferis dan toric. IOL sferis adalah lensa yang memiliki desain paling sederhana dan tidak memiliki koreksi astigmatisma. Posisi lensa tersebut di dalam mata tidak menjadi masalah, asalkan lensa ini berada di lokasi lensa alami sebelumnya.
Untuk pasien yang memiliki astigmatisma karena bentuk kornea mereka tidak beraturan, lensa koreksi astigmatisma, juga dikenal sebagai lensa toric, dapat dipilih untuk menetralkan astigmatisma. Orang yang memiliki astigmatisma akan mengalami penglihatan buram pada semua jarak, kecuali jika dikoreksi. IOL monofokal toric, kacamata, lensa kontak, dan bedah refraktif laser merupakan cara untuk mengoreksi astigmatisma.
Jika IOL monofokal memberikan penglihatan paling jelas pada satu jarak, IOL multifokal digunakan untuk memperbaiki penglihatan dekat, menengah, dan jauh secara bersamaan. Ini adalah lensa khusus yang mungkin tidak sepenuhnya ditanggung oleh asuransi. Tapi, lensa ini memberi Anda fleksibilitas penglihatan yang lebih baik.
Lensa multifokal menggunakan cincin konsentris dengan ketebalan yang berbeda-beda, sehingga mata dapat memfokuskan gambar dari segala jarak ke retina. Otak pasien akan mengirimkan gambar yang paling fokus, tergantung pada jarak objek dari mata.
Pasien memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri dengan lensa multifokal. Beberapa lensa multifokal juga dapat mengoreksi astigmatisma. Dokter bedah mata Anda akan menjadi sumber informasi terbaik untuk mengetahui apakah kombinasi ini akan bermanfaat bagi Anda. Sementara itu, penggunaan lensa multifokal setelah operasi katarak dapat mengurangi kemungkinan Anda memerlukan kacamata tambahan, jika dibandingkan dengan lensa monofokal.
Meskipun IOL multifokal memiliki manfaat tambahan untuk meningkatkan penglihatan pasien dari berbagai jarak, ada beberapa efek samping yang perlu diketahui sebelum memilih salah satu di antara kedua jenis lensa intraokular ini. Efek samping yang umum terjadi adalah silau, masalah lingkaran cahaya (pengguna melihat lingkaran cahaya di sekitar bidang penglihatannya), dan berkurangnya sensitivitas kontras, atau kemampuan untuk membedakan berbagai objek. Masalah lingkaran cahaya, silau, dan kontras biasanya memberikan lebih banyak tantangan untuk penglihatan di malam hari.
Mana yang lebih baik?
Anda perlu mempertimbangkan dengan cermat soal pilihan Anda, saat akan memutuskan antara lensa intraokular monofokal dan multifokal. Kedua lensa ini mampu mengatasi katarak dan memperbaiki penglihatan Anda secara signifikan. Tetapi, ada beberapa perbedaan utama yang perlu dipahami, sebelum mengambil keputusan.
Lensa intraokular monofokal dan multifokal memiliki manfaat dan tantangan yang berbeda-beda, dan tidak ada jawaban pasti tentang mana yang merupakan pilihan terbaik di antara keduanya. Karena, semua tergantung pada kebutuhan masing-masing pasien. Anda dan dokter Anda dapat menentukan satu jenis lensa yang lebih sesuai dengan kebutuhan spesifik kesehatan mata Anda.
Lensa monofokal hanya memiliki satu daerah fokus. Itu berarti pasien yang memilih lensa ini akan mendapatkan penglihatan jarak jauh yang lebih baik, tetapi masih harus menggunakan kacamata untuk membaca dan memperbaiki penglihatan dekat atau menengah. Lensa intraokular multifokal dapat mengoreksi katarak dan presbiopia (rabun dekat yang biasanya terjadi pada orang paruh baya akibat hilangnya elastisitas lensa mata).
Lensa intraokular multifokal dirancang untuk mengoreksi penglihatan dekat, jauh, dan menengah. Hal ini dicapai melalui beberapa area fokus yang dirancang khusus, sehingga pada akhirnya banyak orang tidak lagi memerlukan kacamata. Daya pemfokusan yang diberikan oleh lensa ini berbeda dari daya pemfokusan normal yang dimiliki oleh kebanyakan orang, ketika mereka masih berusia muda. Akibatnya, otak harus beradaptasi dengan moda konsentrasi yang baru ini.
Setelah implantasi IOL multifokal, pasien akan mengalami masa penyesuaian yang menyebabkan mereka akan melihat lingkaran cahaya, cincin, dan silau. Hal ini normal. Seiring dengan mata Anda yang secara alami menyesuaikan diri dengan lensa, lingkaran cahaya dan silau akan berkurang atau hilang sama sekali.
Orang yang memiliki masalah kesehatan pada mata mereka mungkin bukan kandidat yang baik untuk menggunakan lensa multifokal. Masalah pada kornea, retina, dan glaukoma, merupakan beberapa kondisi yang menyebabkan Anda perlu menggunakan lensa multifokal dengan hati-hati. Lensa multifokal sangat sensitif terhadap penurunan kualitas optik mata, seperti mata kering atau masalah retina.
Pasien yang menjalani operasi katarak akan mengalami proses dan masa pemulihan yang sama, baik yang memilih lensa monofokal maupun multifokal. Meskipun demikian, ada periode penyesuaian tambahan untuk lensa intraokular multifokal, sementara otak Anda menyesuaikan diri dengan jalur saraf baru yang distimulasi oleh lensa.
Diperlukan waktu berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun untuk menyesuaikan diri sepenuhnya dengan lensa multifokal. Sebagian besar pasien beradaptasi dengan lensa tanpa masalah setelah beberapa waktu dan dapat menikmati performa penglihatan yang lebih baik dibandingkan dengan penglihatan mereka sebelum operasi.
Sebagai perbandingan, Anda mendapatkan gambaran dari kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis lensa. Antara lain:
Kelebihan IOL multifokal
Sebagian besar pasien merasa tidak perlu lagi memakai kacamata untuk beraktivitas setelah melakukan implantasi lensa multifokal. Operasi katarak dengan lensa multifokal sering kali dapat memberikan penglihatan jarak jauh dan dekat yang sangat baik. Jadi, jika Anda bekerja di depan komputer sepanjang hari, operasi ini bisa menjadi pilihan terbaik.
Kekurangan IOL multifokal
Saat melihat cahaya di malam hari, sebagian pasien yang memilih lensa ini akan mengalami lingkaran cahaya atau silau, tetapi, banyak pasien yang dapat menyesuaikan diri dengan cepat. Sementara itu, sebagian kecil pasien mungkin memerlukan cahaya lebih banyak dalam lingkungan yang redup atau ketika melihat tulisan seperti botol obat.
Keuntungan IOL monofokal
Jika Anda menderita astigmatisma, Anda mungkin dapat mengoreksinya dengan lensa monofokal toric, yang dapat memperbaiki penglihatan Anda lebih baik daripada lensa monofokal standar. Jika Anda masih memerlukan kacamata setelah operasi, penglihatan Anda dalam lingkungan dengan pencahayaan rendah akan lebih baik daripada jika Anda memilih lensa multifokal.
Kekurangan IOL monofokal
Jika Anda memilih untuk memperbaiki penglihatan jarak jauh, Anda masih perlu memakai kacamata baca. Hal ini juga berlaku sebaliknya. Jika Anda memilih untuk memperbaiki penglihatan jarak dekat, Anda mungkin perlu memakai kacamata jarak jauh, misalnya saat mengemudi.
SILC Lasik Center memiliki sederet dokter berpengalaman dalam menghadapi pasien yang membutuhkan operasi katarak maupun operasi Refractive Lens Exchange (RLE). Sebelum menentukan pilihan lensa yang tepat, Anda bisa dengan nyaman berdiskusi dengan dokter di SILC dan memutuskan lensa yang paling sesuai dengan gaya hidup Anda.
Table of Contents
- PIlih Lensa Monofokal atau Multifokal?
- 5 Alasan Mengapa LASIK Dapat Membantu Kamu Lolos Tes Mata Kedinasan
- Mengenal KLEx: Teknologi Terkini Bedah Refraksi Tanpa Flap
- Membuka Jalan Menuju Langit Biru: Peran Krusial LASIK untuk Calon Penerbang TNI AU
- Tanya Jawab Umum LASIK untuk Orang Tua Calon Peserta Sekolah Kedinasan
- Mengapa SILC LASIK Center Dipercaya oleh Banyak Calon Taruna atau Praja Sekolah Kedinasan?