SILC Lasik Center Tidak Menganjurkan Perempuan Hamil dan Menyusui Operasi Lasik Mata?
Friday, May 4, 2018 | SILC Lasik Center
SILC Lasik Center Tidak Menganjurkan Perempuan Hamil dan Menyusui Operasi Lasik Mata?
[et_pb_section fb_built="1" admin_label="section" _builder_version="3.22" global_colors_info="{}"][et_pb_row admin_label="row" _builder_version="3.25" background_size="initial" background_position="top_left" background_repeat="repeat" global_colors_info="{}"][et_pb_column type="4_4" _builder_version="3.25" custom_padding="|||" global_colors_info="{}" custom_padding__hover="|||"][et_pb_text admin_label="Text" _builder_version="3.27.4" background_size="initial" background_position="top_left" background_repeat="repeat" global_colors_info="{}"]Dalam Konferensi Pers/Press Conference/Seminar Media dari SILC LASIK CENTER Jakarta, yang di selenggarakan di Jakarta pada tanggal 30 April 2018, dan dalam kesempatan itu dalam seminar media, disampaikan banyak hal mengenai kesehatan mata dan terutama mengenai LASIK. Berikut salah satu ulasan dari wartawan UZONE.ID sebagaimana diposting dalam : https://uzone.id/mengapa-perempuan-hamil-dan-menyusui-tidak-boleh-operasi-lasik-mata-
Uzone.id – Kamu tentu tahu bahwa ada beberapa gangguan penglihatan yang bisa terjadi pada manusia, antara lain miopia (rabun jauh), hipermetropia (rabun dekat), dan astigmatisme (mata silindris). Selain memakai kacamata, terapi lain untuk mengatasi masalah ini adalah operasi lasik mata.
Meski demikian, tidak semua orang memenuhi syarat untuk operasi lasik mata. Perempuan hamil dan menyusui termasuk yang tidak boleh melakukannya. Tapi, apa alasannya?
Menurut dr. Zoraya Ariefia Feranthy, SpM, dari Silc Lasik Center, terjadi perubahan hormonal di dalam tubuh perempuan yang sedang hamil dan menyusui. “Faktor hormonal ini sangat memengaruhi baik kelenjar untuk menghasilkan air minyak,” ujar Zoraya.
Perubahan hormonal selama perempuan hamil dan menyusui dapat memengaruhi kerja kelenjar air mata. Pada akhirnya, kondisi ini menyebabkan produksi air mata menjadi lebih rendah. “Jadi mata terasa lebih kering,” kata Zoraya.
Selain itu, kemampuan melihat saat perempuan sedang hamil pun berubah. Hal ini terjadi, lantaran terdapat tekanan pada pembuluh darah dan bola mata.
Zoraya mengungkapkan, “Tekanan-tekanan ini bisa menyebabkan penglihatan berubah, seakan-akan menjadi lebih buram. Setelah melahirkan dan menyusui, kondisi ini akan kembali normal.”
Table of Contents
- SILC Lasik Center Tidak Menganjurkan Perempuan Hamil dan Menyusui Operasi Lasik Mata?
- 5 Alasan Mengapa LASIK Dapat Membantu Kamu Lolos Tes Mata Kedinasan
- Mengenal KLEx: Teknologi Terkini Bedah Refraksi Tanpa Flap
- Membuka Jalan Menuju Langit Biru: Peran Krusial LASIK untuk Calon Penerbang TNI AU
- Tanya Jawab Umum LASIK untuk Orang Tua Calon Peserta Sekolah Kedinasan
- Mengapa SILC LASIK Center Dipercaya oleh Banyak Calon Taruna atau Praja Sekolah Kedinasan?
Bila tetap memaksakan operasi lasik mata dalam keadaan hamil dan menyusui, akan ada risiko yang terjadi pada mata. “Tindakan lasik dilakukan di kornea. Kornea itu epitelnya salah satunya menghasilkan komponen air mata. Kalau kondisi mata lebih kering dan dipaksakan untuk lasik, bisa menyebabkan infeksi, peradangan dan lain-lain,” ungkap Zoraya.
Jadi kalau ingin melakukan operasi lasik mata, perempuan perlu menunggu sampai enam bulan setelah melahirkan dan menyusui. Hal ini juga berlaku pada perempuan yang baru saja melahirkan tapi tidak menyusui, sebab hormon pada tubuh perempuan ini masih belum seimbang.
[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]