ARTIKEL

Deteksi Dini Katarak Itu Penting!

Wednesday, January 17, 2024 | SILC Lasik Center
deteksi-dini-katarak-itu-penting

Deteksi Dini Katarak Itu Penting!

Anda mungkin sering mendengar istilah katarak. Apalagi, sejumlah institusi dan yayasan sering mengadakan kegiatan operasi katarak gratis dan kegiatan tersebut diberitakan secara luas. Tidak mengherankan, karena katarak merupakan penyebab dari sebagian besar kasus gangguan penglihatan. American Academy of Ophthalmology memperkirakan sekitar seperempat orang dewasa di atas usia 40 tahun mengalami katarak. Angka tersebut meningkat dua kali lipat pada kelompok usia 75 tahun ke atas.

Tapi, apa sebenarnya yang dimaksud dengan katarak? Dan, mengapa sebaiknya terdeteksi sejak dini?

Dampak katarak dini mulai terasa

Katarak terbentuk karena lensa kristal mata mulai menguning seiring bertambahnya usia. Lensa yang tadinya bersifat fleksibel ini juga berubah menjadi semakin kaku. Akibatnya, penglihatan menjadi kurang tajam dan tidak jernih. Penderita katarak mungkin akan kesulitan melihat pada malam hari dan akan merasa penglihatannya menjadi kabur dari waktu ke waktu.

Katarak adalah masalah mata yang progresif. Pada suatu saat, sebagian besar penderita katarak akan perlu menjalani operasi pengangkatan katarak. Awalnya, katarak tidak memengaruhi seluruh lapang pandang. Yang biasanya terjadi pertama kali atau di saat-saat awal adalah munculnya bintik-bintik kabur. Bintik-bintik tersebut awalnya kecil, tapi lama-kelamaan akan membesar.

Orang yang mengalami katarak umumnya juga mengalami sensitivitas terhadap cahaya. Cahaya terang menjadi semakin mengiritasi mata yang lensanya semakin mengeras. Selain itu, penderita katarak juga mengalami silau dan seperti melihat lingkaran cahaya. Gangguan penglihatan ini dapat berpengaruh terhadap lapang pandang, ketika cahaya terdifraksi oleh lensa yang mengeras, sehingga menyebabkan lingkaran cahaya di sekitar sumber cahaya. Hal ini biasanya akan lebih terlihat pada malam hari.

Ditambah lagi, penglihatan di malam hari pun akan menurun. Katarak tahap awal dapat menyebabkan redupnya penglihatan yang lebih jelas terasa pada malam hari.

Inilah kenapa deteksi dini itu penting

Meski awalnya dampak katarak tak terlalu terasa, katarak akan semakin memburuk seiring berjalannya waktu dan pada akhirnya harus diangkat. Operasi pengangkatan katarak berarti mengganti lensa alami mata dengan lensa sintetis. Operasi ini sangat bermanfaat bagi penglihatan Anda. Namun, akan lebih baik jika Anda bisa mengenali tanda-tanda awal katarak.

Penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa langkah yang dapat dilakukan seseorang untuk memperlambat perkembangan perubahan pada lensa yang terkena katarak. Antara lain:

1. Mengonsumsi makanan yang menyehatkan mata, misalnya kacang-kacangan, sayuran hijau, biji-bijian, dan makanan yang mengandung asam lemak omega 3.

2. Melindungi mata dengan kacamata hitam dan topi. Radiasi ultraviolet pada sinar matahari dapat merusak kolagen pada mata, sehingga mempercepat proses penuaan mata. Jangan biarkan mata Anda terpapar sinar matahari dalam waktu lama. Paparan radiasi sinar UV yang berkepanjangan memiliki efek negatif terhadap kesehatan mata.

3. Melakukan pemeriksaan mata secara teratur dan mendiskusikan pengobatan yang sedang dijalani dengan dokter mata yang berpengalaman. Beberapa obat dapat mempercepat perkembangan katarak yang sudah terjadi pada Anda.

Pemeriksaan mata tahunan yang komprehensif menjadi cara terbaik untuk mendeteksi dan memantau perkembangan katarak. Deteksi dini gejala tertentu dapat membantu mempertahankan penglihatan yang jelas, dan menghindari kerusakan mata yang bersifat permanen.

4. Kurangi konsumsi alkohol dan rokok. Konsumsi alkohol dan merokok secara berlebihan memainkan peran dalam pembentukan katarak, dan juga dapat menimbulkan masalah kesehatan lain.

5. Konsultasi tentang obat kortikosteroid. Steroid dalam bentuk pil, atau kortikosteroid, terkait erat dengan pembentukan katarak, terutama jika digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Deteksi dini merupakan kunci untuk mengidentifikasi dan menangani katarak sebelum katarak memburuk dan berdampak pada kualitas hidup. Ada beberapa tanda yang mengindikasikan bahwa Anda mungkin mengalami katarak, atau kondisi atau penyakit mata lain.

Di samping itu, beberapa kelompok orang tertentu lebih rentan terkena katarak daripada kelompok lain. Mengetahui risiko dan tanda-tandanya dapat membantu Anda merawat mata dan membantu Anda mempertahankan penglihatan yang jelas dalam jangka waktu yang lebih lama.

Mencegah katarak, mungkinkah?

Meskipun hingga saat ini katarak merupakan kondisi yang tidak dapat dihindari Ketika Anda semakin bertambah usia, sejumlah dokter mata meyakini bahwa pola makan yang sehat dan kaya nutrisi dapat membantu mencegah perkembangan katarak. Mempertahankan gaya hidup sehat dan memantau berat badan Anda dapat mencegah kondisi kesehatan lain, seperti diabetes atau obesitas, yang terkait dengan pembentukan katarak.

Hanya saja, walaupun Anda telah melakukan yang terbaik untuk mencegah katarak, katarak tetap dapat terbentuk sebagai bagian alami dari proses penuaan. Bahkan pada mereka yang menjalani hidup sehat, makan dengan benar, menjaga berat badan, dan melindungi mata, katarak tetap dapat terbentuk dan berkembang. Itu karena katarak dapat terjadi karena beberapa hal, antara lain faktor genetik, faktor lingkungan, dan kesehatan pasien secara keseluruhan.

Tanda pertama yang terlihat dari katarak biasanya berupa penglihatan yang kabur. Karena protein dalam lensa mata mengelompok dan menggumpal, lensa akan menghasilkan gambar yang kabur, terdistorsi, atau warna yang tidak jelas.

Penglihatan kabur dimulai secara perlahan, dan pada awalnya mungkin hampir tidak terdeteksi. Tetapi, dampak katarak menjadi lebih terasa, ketika mulai meluas ke area lensa yang lebih besar, yang menyebabkan penyebaran cahaya dan silau, atau menghalangi cahaya.

Karena protein menghalangi cahaya yang masuk ke mata, Anda akan lebih sulit melihat pada malam hari, Anda juga akan melihat seperti lingkaran cahaya, yaitu cincin bercahaya di sekitar objek atau lampu, yang sangat berbahaya saat mengemudi. Penglihatan ganda pada satu mata dan seringnya mengganti kacamata atau resep lensa kontak dapat menjadi tanda awal terjadinya katarak. Karena itu, Anda harus mengobati gangguan pada mata Anda segera setelah melihat dan merasakan tanda-tanda umum katarak ini.

Operasi katarak dan pemulihan

Masalah penglihatan yang serius dan kebutaan dapat terjadi, jika katarak tidak ditangani dengan baik. Berita baiknya, operasi katarak relatif tidak menyakitkan dan hanya membutuhkan waktu pemulihan yang hanya sebentar.

Seperti halnya prosedur pembedahan lain, operasi katarak juga memiliki risiko. Ketika sedang melakukan konsultasi awal dengan dokter mata, beri tahu dokter bedah Anda tentang kondisi medis apa pun yang Anda miliki atau obat-obatan yang sedang Anda konsumsi. Kondisi medis tertentu dapat menghambat proses penyembuhan atau menyebabkan komplikasi. Selain itu, informasikan kepada dokter, jika Anda pernah menjalani operasi atau prosedur lain pada mata atau di area dekat mata Anda.

Setiap tahun, jutaan orang menjalani operasi katarak. Selama operasi katarak, lensa yang keruh akan diangkat, dan dokter akan menanam lensa artifisial yang jernih. Lensa artifisial tersebut bernama intraocular lens (IOL). Hampir semua orang yang menjalani operasi katarak akan diberi IOL. Lensa ini memperbaiki penglihatan Anda dengan memfokuskan cahaya pada bagian belakang mata Anda. Anda tidak akan dapat melihat atau merasakan lensa tersebut seperti mengganjal. Lensa ini juga tidak memerlukan perawatan dan akan menjadi bagian permanen dari mata Anda.

Kini tersedia banyak IOL yang bersifat fleksibel, yang menyerupai sifat lensa alami manusia. Lensa jenis ini memungkinkan dokter membuat sayatan yang lebih kecil dan hanya membutuhkan sedikit jahitan atau tidak sama sekali. Dokter bedah akan melipat lensa jenis ini dan memasukkannya ke dalam kapsul kosong tempat lensa alami berada. Setelah berada di dalam mata, IOL yang terlipat akan terbuka dan mengisi kapsul yang kosong.

Dokter akan memberikan instruksi perawatan setelah operasi yang sangat penting untuk proses penyembuhan. Mata akan membutuhkan waktu hingga dua bulan untuk sembuh total. Hindari menggosok atau memberi tekanan di dekat mata Anda. Jaga kebersihan mata Anda dan jauhi sabun, debu, jamur, lumut, atau kontaminan lain agar tidak masuk ke mata.

Pemulihan dapat berjalan mulus, jika Anda patuh mengikuti instruksi dokter. Anda dapat meminimalkan masalah dengan mengikuti sejumlah tip yang harus diikuti selama proses pemulihan dan saat Anda kembali ke rutinitas, antara lain:

1. Batasi aktivitas berat

Jangan berolahraga atau mengangkat benda berat, karena dapat menyebabkan kelelahan mata. Mengangkat beban berat, olahraga berat, dan bahkan membungkuk sehingga kepala Anda berada di bawah pinggang, dapat menyebabkan tekanan tambahan pada sayatan operasi. Hindari aktivitas berat setidaknya selama dua minggu setelah operasi, karena tekanan pada sayatan dapat mengganggu penyembuhan.

2. Lindungi mata

Dokter mungkin juga akan memberikan kacamata khusus untuk melindungi mata Anda dari benturan atau goresan yang berbahaya. Kenakan pelindung mata di malam hari untuk mencegah Anda menggosok atau menyentuh mata saat tidur. Selain itu, kenakan kacamata hitam penutup untuk melindungi mata Anda dari kotoran dan debu yang dapat masuk ke dalam sayatan. Kacamata ini juga membantu mengurangi sensitivitas terhadap cahaya setelah operasi.

3. Jangan mengemudi

Dokter akan memberi tahu Anda kapan waktu yang tepat untuk mulai mengemudi lagi. Waktu yang tepat tersebut ditentukan oleh tingkat kemajuan pemulihan Anda.

4. Jangan berenang atau mandi

Anda harus menunggu setidaknya 24 jam setelah operasi katarak, sebelum boleh mandi. Meskipun sudah lewat dari 24 jam dan Anda mandi, pastikan air tidak sampai mengenai mata Anda, karena dapat menyebabkan iritasi atau infeksi pada sayatan.

Anda juga harus menjauhi kolam renang atau danau selama beberapa minggu. Dokter Anda akan memberi Anda durasi waktu yang disarankan untuk menjauhi air.

5. Ikuti instruksi dokter

Gunakan semua obat tetes mata yang diresepkan sesuai anjuran dokter, karena obat tetes mata ini membantu proses penyembuhan dan menangkal infeksi. Petunjuk penggunaan obat tetes untuk setiap pasien katarak berbeda. Artinya, Anda tidak bisa menerapkan penggunaan tetes mata yang diberikan kepada kerabat, yang juga baru selesai menjalani operasi katarak.

Selain itu, tanyakan kepada dokter, jika Anda tidak yakin apakah Anda harus melakukan aktivitas tertentu, misalnya mengendarai sepeda motor atau mendaki gunung. Hubungi dokter, jika Anda mengalami nyeri mata, kehilangan penglihatan, mual, batuk berlebihan, muntah, mata berkunang, atau penglihatan berkedip-kedip.

SILC Lasik Center adalah klinik mata terkemuka yang spesialisasinya adalah bedah laser, termasuk LASIK, SmartSight, dan SmartSurface. Karena tingginya permintaan dari pasien, SILC juga menyediakan layanan operasi katarak. Sebelum membuat janji dengan dokter mata, Anda dapat berkonsultasi tentang katarak secara online, termasuk melalui situs web SILC.