Q&A Tentang LASIK Xtra
Saturday, December 9, 2023 | SILC Lasik Center
Q&A Tentang LASIK Xtra
Sudah banyak orang yang mengenal prosedur LASIK (Laser Assisted In Situ Keratomileusis) sebagai tindakan bedah laser untuk mengoreksi kelainan refraksi mata. Namun, belum banyak yang mendengar tentang LASIK Xtra. Padahal, sudah lebih lebih dari 200.000 mata di seluruh dunia sukses dirawat dengan prosedur LASIK Xtra. LASIK Xtra disebut sebagai prosedur 3 menit, karena prosesnya memang hanya memerlukan waktu sesingkat itu. Meski demikian, hasilnya efektif dalam mengunci hasil koreksi LASIK dan mampu mempertahankan kekuatan kornea. Bagaimana cara kerja LASIK Xtra dan apa saja benefitnya?
Q: Bagaimana LASIK bisa berpengaruh terhadap kekuatan kornea?
Selama prosedur LASIK, dokter membuat flap pada kornea dengan laser femtosecond dan membentuk ulang kornea laser excimer untuk mengoreksi kelainan refraksi, seperti miopia dan astigmatisma. Cara pembentukan ulang itu adalah dengan menghilangkan sebagian kecil jaringan di bawah flap. Proses tersebut dapat menyebabkan penipisan dan pelemahan kornea. Oleh karena itu, mereka yang memiliki tingkat koreksi kekuatan kacamata yang lebih tinggi akan membutuhkan jumlah pengangkatan jaringan kornea yang lebih banyak oleh laser. Kornea yang tipis dan lemah dapat semakin menonjol ke depan, suatu kondisi yang disebut ektasia kornea.Q: Adakah acara untuk mempertahankan kekuatan kornea?
Para dokter mata kemudian mencari alternatif dari LASIK tradisional, karena risiko penurunan kekuatan kornea setelah prosedur LASIK. Pencarian ini kemudian mendorong penelitian dan pengembangan prosedur baru yang menggabungkan LASIK dan corneal cross linking atau ikatan silang kornea. Corneal cross linking merupakan prosedur medis yang mengombinasikan sinar ultraviolet A dan tetes mata berisi riboflavin (vitamin B2) untuk meningkatkan biomekanik kornea. Proses ini dilakukan untuk meningkatkan kekuatan dan stabilitas kornea setelah prosedur LASIK.Q: Apa yang dimaksud dengan biomekanik kornea?
Dalam konteks LASIK Xtra, biomekanik kornea mengacu pada kemampuan kornea untuk tetap kuat dan stabil setelah prosedur LASIK. Penguatan ini bertujuan untuk mengurangi risiko komplikasi dan masalah potensial terkait kelemahan struktural pada kornea setelah operasi. Menurut penelitian di Eropa, biomekanik kornea dapat mengalami penurunan antara 15% hingga 30% selama pembentukan flap, tergantung pada ketebalan flap yang dibuat oleh dokter. Meskipun demikian, dalam sebagian besar kasus, proses ini tidak menyebabkan penurunan kekuatan kornea secara drastis, hingga kemudian dapat menyebabkan ektasia.Q: Apa peran LASIK Xtra dalam prosedur LASIK?
LASIK Xtra berfungsi sebagai tambahan penguat kornea setelah melewati prosedur LASIK, menjadi penyempurna dari prosedur LASIK itu sendiri. Hal ini penting untuk mengatasi potensi pelemahan kornea yang dapat terjadi setelah operasi. Karena alasan tersebut, banyak dokter mata terkenal merekomendasikan LASIK Xtra. Prosedur tersebut menjadi opsi yang lebih aman untuk pasien.Q: Bagaimana cara kerja LASIK Xtra?
Prosedur LASIK XTRA merupakan langkah terakhir dari bedah laser mata dan dilakukan setelah kelainan refraksi Anda dikoreksi, tetapi sebelum flap kornea dipasang kembali pada tempatnya. Formulasi riboflavin (vitamin B2) yang telah dipatenkan akan dioleskan pada stroma (jaringan kornea) yang terbuka. Penyinaran UVA diaplikasikan dengan menggunakan sistem khusus. Sinar ultraviolet akan membuat riboflavin berpendar, sehingga memperkuat ikatan antara serat kolagen dalam jaringan kornea.Q: Apa langkah dalam prosedur LASIK Xtra?
Proses LASIK Xtra terdiri dari empat langkah sederhana:- Tindakan bedah LASIK untuk mengoreksi kelainan refraksi mata
- Tetesan obat mata riboflavin selama 60 detik
- Penutupan flap pada kornea
- Paparan sinar ultraviolet A selama 60 detik untuk memperbaiki serat kolagen dalam kornea dan meningkatkan kekuatannya.
Q: Apakah riboflavin dan sinar ultraviolet aman untuk digunakan pada mata?
Riboflavin adalah vitamin B kompleks yang meningkatkan proses pengikatan silang dan melindungi mata dari paparan sinar ultraviolet. Penggunaan tetes mata riboflavin dan sinar ultraviolet pada umumnya aman untuk mata. Riboflavin merupakan zat tidak beracun yang terjadi secara alami di dalam tubuh dan sering ditambahkan ke dalam makanan dan suplemen. Sinar ultraviolet yang terpapar ke mata selama pengikatan silang sama dengan atau kurang dari apa yang akan terpapar pada seseorang selama seharian di bawah sinar matahari selama musim panas. Efek samping yang serius sebagai respons terhadap riboflavin atau sinar ultraviolet sangat jarang terjadi.Q: Apa yang dimaksud dengan pengikatan silang kornea?
Pengikatan silang kornea adalah proses mengikat dan memperkuat serat kolagen pada kornea. Serat kolagen yang memiliki kekokohan dan kekuatan memberikan dukungan struktural pada kornea, membantu mempertahankan bentuk bulatnya yang normal. Jika serat kolagen kehilangan kekuatannya, kornea dapat mengalami penipisan dan menonjol ke luar, menyerupai bentuk kerucut. Selama prosedur pengikatan silang, larutan riboflavin yang pekat diaplikasikan pada jaringan kornea dan diaktifkan dengan sinar ultraviolet khusus. Kombinasi ini merangsang produksi ikatan silang baru pada serat kolagen. Dengan adanya ikatan silang baru, serat kolagen menjadi lebih kokoh dan kuat. Pengikatan silang kornea selama LASIK mirip dengan prosedur yang digunakan untuk keratoconus. Perbedaan hanya terletak pada durasi prosedur.Baca Juga : LASIK Xtra, Bikin LASIK Makin Sempurna
Q: Apakah pengikatan silang kornea digunakan untuk menangani kondisi mata tertentu?
Prosedur ini pertama kali diperkenalkan sebagai metode untuk menstabilkan kornea dan telah menjadi terapi standar untuk beberapa kondisi mata, seperti keratoconus dan ektasia kornea. LASIK Xtra menggunakan pendekatan corneal cross linking yang serba guna, tetapi dengan perbedaan parameter prosedur, termasuk waktu yang lebih pendek dan kekuatan sinar yang lebih kecil.Q: Apakah Lasik Xtra memerlukan pengangkatan epitel?
Tidak. Selama prosedur LASIK standar, dokter akan membuat flap pada kornea. Flap ini memungkinkan Lasik Xtra dilakukan tanpa perlu proses pengangkatan epitel (jaringan pelindung yang menutupi bagian depan kornea).Q: Apa saja benefit LASIK Xtra?
Prosedur LASIK Xtra memberi Anda ketenangan pikiran, karena Anda menerima perawatan dengan kualitas terbaik dan teraman. Namun, itu bukan satu-satunya alasan untuk menjalani prosedur ini. Dengan memilih LASIK Xtra, Anda dapat- Memperpanjang umur hasil LASIK dan meningkatkan stabilitas penglihatan setelah LASIK
- Meningkatkan akurasi koreksi refraktif, sehingga mengurangi kebutuhan akan prosedur tambahan di kemudian hari
- Mengurangi risiko perubahan penglihatan jangka panjang
- Menunda atau menghentikan perkembangan keratoconus (penyakit mata yang memengaruhi dan mengubah bentuk kornea).
Q: Siapa yang bisa menjalani LASIK Xtra?
Meskipun LASIK Xtra dapat dilakukan pada semua pasien, LASIK Xtra umumnya memberikan hasil terbaik bagi mereka yang menderita miopia (rabun jauh), hipermetropia (rabun dekat), atau astigmatisma (mata silinder) dalam tingkatan resep koreksi yang tinggi. Prosedur ini juga bermanfaat bagi:- Pasien berusia muda (yang cenderung memiliki tingkat regresi lebih tinggi dan biasanya memerlukan operasi ulang di kemudian hari).
- Pasien yang memiliki riwayat keluarga dengan keratoconus atau ektasia kornea (kornea yang menonjol). LASIK Xtra akan memperkuat kornea, sehingga dapat menunda perkembangan penyakit mata yang diwariskan ini.
- Pasien dengan sisa ketebalan kornea berada di ambang batas setelah LASIK.
- Pasien dengan kornea yang memiliki karakteristik tidak biasa.